Berita Tangerang

Wali Kota Tangerang Sabet Penghargaan Pelopor Rumah Sakit Syariah

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Pelopor Sertifikasi Rumah Sakit Syariah RSUD Kota Tangerang.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Pelopor Sertifikasi Rumah Sakit Syariah RSUD Kota Tangerang, Sabtu (29/2/2020). 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Pelopor Sertifikasi Rumah Sakit Syariah RSUD Kota Tangerang.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI KH Maruf Amin dalam acara 3rd International Islamic Healthcare Conference And Expo (IHEX) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (29/2/2020).

Acara International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) yang sudah memasuki tahun ketiga ini diinisiasi oleh MUKISI (Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia).

Suatu organisasi yang menghimpun penyelenggara kesehatan Islam dan berdiri sejak 1 Oktober 1994.

Ditemui seusai menerima penghargaan, Wali Kota menuturkan apresiasi ini menjadi penambah semangat bagi Pemerintah Kota Tangerang.

 MAHASISWI Jadi Korban Pelecehan di Kampusnya, Ini Pernyataan Rektor UI Prof Ari Kuncoro

 KISAH TRAGIS NH Dini Google Doodle Sabtu (29/2), Bercerai, Tinggal di Panti hingga Kecelakaan Maut

 Foto dan Video BCL Saat Manggung dan Menyanyi Lagi, Insya Allah Ashraf Bahagia Lihat Saya Malam Ini

 Wanita Pemandu Karaoke Tewas di Kamar Kos, Ada Suara Teriakan, Benarkah Bertengkar dengan Cowoknya?

Untuk lebih mengimplementasikan konsep - konsep syariah dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Konsep syariah diterapkan dalam pelayanan RSUD Kota Tangerang. Sesuai dengan moto Kota Tangerang Akhlakul Karimah," ujar Arief.

RSUD Kota Tangerang, lanjut Arief, menjadi satu dari empat RSUD yang mendapatkan sertifikasi Rumah Sakit Syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.

"Terdapat tiga standar mutu yang sudah dipenuhi oleh RSUD Kota Tangerang. Di antaranya pasien sakaratul maut terdampingi dengan talqin, mengingatkan waktu salat bagi pasien, serta pemasangan kateter sesuai gender," ucapnya.

 KISAH Pilu di Balik Gugurnya Para Dokter, Tenaga Medis Bahkan Direktur RS di China

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved