Korban Virus Corona Terus Bertambah, Anies Baswedan Terbitkan Ingub

Korban Corona Terus Bertambah, Anies Baswedan Terbitkan Ingub Tentang Waspada Virus Corona

Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri kegiatan Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia di Ballroom Pelangi, Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (22/2). 

Virus corona yang ditemukan di Wuhan, China pada akhir Januari 2020 lalu kian mewabah di dunia. 

Jumlah korban terpapar virus corona pun kian memprihatinkan. 

Berdasarkan data Kantor Staf Presiden (KSP) yang dirilis lewat situs ksp.go.id, jumlah korban terpapar virus corona mencapai sebanyak 85.412 orang. 

Sedangkan korban tewas akibat virus corona mencapai sebanyak 2.924 orang dengan korban berhasil disembuhkan sebanyak 39.599 orang. 

Temuan tidak hanya berpusat di dunia, kasus virus corona pun ditemukan di sebanyal 35 negara lainnya. 

Terkait hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur tentang waspada terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

Ingub Nomor 16 Tahun 2020 ini diteken oleh Anies pada Kamis (25/2/2020) lalu.

Dalam ingub tersebut Anies menginstruksikan kepada seluruh jajaran dari para asisten, wali kota, bupati, dinas, camat, lurah, badan, biro, hingga kepala rumah sakit dan puskesmas untuk menyosialisasikan penyebaran virus ini.

"Mendukung dan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengendalian risiko penularan infeksi COVID-19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta," tulis Anies dalam ingubnya yang diterima Kompas.com, Sabtu (29/2/2020).

Kepada para wali kota di lima wilayah dan Bupati Kepulauan Seribu, Anies meminta untuk memetakan kelompok sasaran potensial untuk diberikan sosialisasi risiko penularan infeksi COVID-19.

Selain itu, mereka juga diinstruksikan memfasilitasi sosialisasi mengenal risiko penularan infeksi COVID-19 beserta pencegahan dan pengendaliannya.

Selanjutnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah diminta untuk menyebarluasan informasi risiko penularan infeksi COVID-19 serta pencegahan dan pengendaliannya kepada seluruh jajaran.

"Menyusun rencana kontijensi bersama dengan Dinas Kesehatan, TNI dan POLRI, rumah sakit, dan seluruh perangkat daerah dan memperkuat jejaring komunikasi 24 jam melalui hotline 112 Jakarta Siaga," lanjut Anies.

Untuk Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Anies menginstruksikan melakukan sosialisasi dengan sasaran seluruh jajaran dan memfasilitasi kanal informasi untuk warga negara asing (WNA) yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta. 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved