INFO PEMPROV JATENG

Terima Audiensi PIK POTADS, Gubernur Ganjar Ajak Main Anak Pengidap Down Syndrome

Pemprov Jawa Tengah diminta memberikan perhatian khusus kepada anak dengan down syndrome khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja

Terima Audiensi PIK POTADS, Gubernur Ganjar Ajak Main Anak Pengidap Down Syndrome
Dok Humas Pemprov Jateng
Gubernur Ganjar Pranowo menerima PIK POTADS (Pusat Informasi kegiatan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrom) dalam rangka sosialisasi kegiatan, Kamis (27/2/2020) 

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima audiensi dari Pusat Informasi kegiatan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrom (PIK POTADS) di Kantor Gubernur, Kamis (27/2/2020).

POTADS merupakan yayasan yang berpusat di Jakarta. POTADS Jawa Tengah merupakan cabang kesepuluh dan kini beranggotakan 250 orang tua yang memiliki anak down syndrome.

Dengan banyaknya anggota POTADS di Jawa Tengah, mereka meminta Pemprov Jawa Tengah memberikan perhatian khusus kepada anak dengan down syndrome khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.

"Tiga hal itu sangat kami butuhkan. Kami berharap pemerintah dapat memenuhi usulan kami itu agar kami mendapat kemudahan," ucap Humas POTADS Jateng, Margaritifera Listyakusumadewi saat audiensi dengan Gubernur Ganjar, Kamis (27/2/2020).

Margaritifera menerangkan, di bidang kesehatan misalnya, selama ini anggotanya merasa kesulitan saat harus periksa ke rumah sakit. Karena banyak yang menggunakan BPJS, mereka harus mengantre lama.

Di bidang pendidikan, selama ini banyak anak dengan down syndrome tidak dapat bersekolah di sekolah umum. Untuk itu, dirinya minta agar pemerintah mengupayakan ketersediaan sekolah inklusi lengkap dengan pendamping dan sarana prasarananya.

"Soal lapangan pekerjaan, sebenarnya anak-anak kami bisa dilatih untuk melakukan pekerjaan ringan. Selama ini, kami kesulitan mendapatkan akses itu. Itu yang kami harap dari pemerintah agar memenuhinya," kata Margaritifera.

Menanggapi hal itu, Gubernur Ganjar menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Tengah berkonsep menyeluruh. Menurutnya, tidak boleh ada pihak yang tidak diakomodir dalam pembangunan itu.

"Konsep No One Left Behind selalu kami terapkan. Untuk itu kami selalu membuka diri menerima usulan dari berbagai pihak, agar kebijakan yang kami ambil tidak salah," ucap Ganjar.

Saat audiensi itu, salah satu anak pengidap down syndrome bernama Dimas Adi Saputra, menarik perhatian Gubernur Ganjar. Tingkah Dimas saat bertemu dengan orang nomor satu di Jawa Tengah itu begitu menggemaskan.

Halaman
12
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved