Breaking News:

Banjir Tangerang

Sepekan Banjir di Tangerang, 60 Orang Sakit, Diantaranya Darah Tinggi Kumat, Stres karena Banjir

Sepekan Banjir di Tangerang, 60 Orang Sakit, Diantaranya Darah Tinggi Kumat, Stres karena Banjir

WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Banjir di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang belum surut, Bahkan sudah sepekan hingga Jumat ini 

Ia menyebut ini merupakan banjir yang paling parah menerjang wilayah Periuk.

Belum genap dua bulan awal tahun ini, daerah tersebut terus menerus dilanda banjir.

"Ini banjir paling parah, mana solusinya dari pemerintah?"

"Dibikin tanggul lah, turap lah, tapi tetap saja banjir-banjir juga," bebernya.

Setelah Satu Tahun Break, Al Ghazali Kembali Lagi ke Pelukan Alyssa Daguise, Begini Alasannya

Hal senada juga diungkapkan warga Periuk lainnya, Meli (43).

Dirinya berharap Pemkot Tangerang sigap mengatasi permasalahan banjir ini.

"Wilayah Periuk sudah lumpuh seperti ini."

"Mau aktivitas juga susah ke mana-mana."

"Akses jalan putus, banyak ruginya," tutur Meli.

Penjelasan Wali Kota

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah tengah mengecek lokasi banjir di kawasan Periuk.

Dia didampingi Kadis PUPR Kota Tangerang Decky dan Camat Periuk Maryono.

"Teman-teman Dinas PUPR dari semalam sudah memasukan alat berat untuk menekan banjir ini," kata Arief saat ditemui Wartakotalive di Periuk, Kamis (27/2/2020).

Ada dua alat berat yang disiapkan, yakni eskavator panjang dan ultra track.

Larangan Ambil Gambar dan Rekaman dalam Sidang Akhirnya Dicabut, Setelah Diprotes YLBHI dan AJI?

"Rencananya kita mau kisdam dari kerukan sungai dan danau yang ada."

"Mudah-mudahan itu bisa menahan limpasan air dari Kali Ledug ke wilayah Perumahan Garden City ini," ucapnya.

Eni, warga Periuk yang kebanjiran dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.
Eni, warga Periuk yang kebanjiran dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

Dia mengklaim kisdam yang berada di dekat Pasar Regency sudah dapat menahan limpasan air.

Dan, saat ini pengerjaannya dilakukan di jembatan seberang Garden City sepanjang 500 meter.

"Semoga upaya kami ini airnya enggak limpas lagi," harap Arief.

Wali Kota Bekasi Ancam Bongkar Proyek Pembangunan yang Tak Jalankan Rekomendasi Amdal

Arief merinci saat ini banjir di wilayah Periuk setinggi 1,4 meter.

Kebanyakan rumah pendudukterendam air. Sarana pelayanan publik hanya Posyandu saja yang tenggelam.

"Kami sudah bersurat ke Pemprov Banten untuk meminta bantuan atasi banjir ini."

"Bantuan alat belum ada, saat ini hanya ada peralatan dari Pemkot saja," beber Wali Kota. (dik)

--

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved