Breaking News:

Virus Corona

KISAH Pilu di Balik Gugurnya Para Dokter, Tenaga Medis Bahkan Direktur RS di China

Di balik kehebohan kasus virus corona alias Covid-19 yang mengguncang dunia, terdapat ironisme yang menyentuh kalbu siapapun.

weibo/Peng Yinhua
Dokter Peng Yinhua, dokter muda yang masih berusia 29 tahun, dia wafat karena virus corona pada Kamis (20/2/2020). 

Liu Fan (49) dan keluarganya merupakan korban pilu dari tenaga medis lainnya.

 BREAKING NEWS: Empat Pintu Air di Jakarta Dinyatakan Siaga Satu

Dia dan keluarganya wafat secara bergiliran. Pertama kali, kakak Liu, Chang Kai, seorang direktur film, menulis surat yang menceritakan kisah sedih yang terjadi di keluarganya akibat penularan virus corona.

Seluruh anggota keluarga Liu Fan terinfeksi virus corona meski mereka telah mengarantina diri di rumah mereka sendiri.

Karena tidak bisa pergi ke rumah sakit di Wuhan, ayah mereka tewas pada Senin (3/2/2020) dan ibu mereka menyusul wafat pada Sabtu (8/2/2020).

Chang menulis surat penghabisan kepada anaknya yang berada di London.

Ini Komentar Hanung Bramantyo Soal Dugaan Wanprestasi yang Dilakuka Jefri Nichol

"Aku telah pergi ke rumah sakit dan meminta, memohon, tetapi aku terlalu lemah dan tidak berdaya... seluruh hidupku telah kudedikasikan sebagai anak lelaki yang taat, seorang ayah yang bertanggung jawab, dan seorang suami yang penyayang. Sampai jumpa! Untuk semua orang yang kucintai dan mereka yang mencintaiku."

Chang wafat pada hari Valentine, Jumat (14/2/2020), dan Liu beberapa jam kemudian.

6. Petugas farmasi, Song Yingjie

Seorang perawat di Rumah Sakit Jinyintan sedang mempersiapkan obat-obatan untuk pasien virus Corona di Wuhan, China
Seorang perawat di Rumah Sakit Jinyintan sedang mempersiapkan obat-obatan untuk pasien virus Corona di Wuhan, China (AFP via SCMP)

Song Yingjie masih berusia 28 tahun. Dia seorang tenaga farmasi yang mengurus resep dan pengaturan obat sendirian di rumah sakit tempat dia bekerja.

Dia ditemukan tewas karena kelelahan dan serangan jantung di koridor rumah sakit pada sore hari.

WALI KOTA Bekasi Akui 13 Sipon Bawah Tol Jakarta-Cekampek Belum Pernah Dikeruk Sejak 1980

7. Dokter Wang Tucheng

Adalah dokter di Desa Xinwangzhuang, Henan. Dia tewas pada usia 37 tahun karena gagal jantung dan kelelahan selama mengabdikan diri merawat pasien virus corona di desanya.

Dia wafat pada Senin (10/2/2020).

8. Kepala Grup Kontrol Virus Rumah Sakit Nanjing, Xu Hui

Xu Hui (51) bekerja 18 hari non-stop. Dia kembali ke rumah pada Kamis (6/2/2020).

Di rumah, dia berbaring karena lelah. Namun, setelahnya dia tidak bangun lagi untuk selama-lamanya.

Setidaknya sampai saat ini, terdapat 18 kasus kematian tenaga medis akibat infeksi virus corona, termasuk perawat dan dokter yang wafat karena serangan jantung akibat kelelahan bekerja.

Salah seorang petugas bahkan dikabarkan meninggal tertabrak mobil saat sedang melakukan pemeriksaan suhu tubuh di jalan raya. (Miranti Kencana Wirawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Derita Pilu di Balik Wafatnya Para Tenaga Medis di China

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved