Breaking News:

Anggota DPR Wacanakan Hapus Ojek Online, Abang Ojol Ini Khawatir Bakal Main Judi Lagi

JATI (48), pengemudi ojek online (ojol), resah dengan pernyataan Wakil Ketua Komisi V F-PPP Nurhayati Monoarfa.

WARTA KOTA/DESY SELVIANY
Jati mengisahkan masa kelamnya saat belum bergabung dengan ojek online, di sela aksi demonnstrasi driver ojol di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2020). 

Ia juga tidak mau anak semata wayangnya meniru jejaknya.

"Tapi saya sudah tua. Siapa yang mau menerima saya kerja tanpa pengalaman seperti ini?" tutur Jati.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Bencana Persepsi Manusia, Alam Cari Kestabilan

Walhasil, temannya mengajaknya beralih ke ojek online.

Di saat itulah ia pertama kalinya dapat menghasilkan uang secara halal.

"Kalau rajin saya per hari bisa dapat penghasilan sampai Rp 300 ribu," ungkap Jati.

Meski Bisa Berenang, Warga Bekasi Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Tiga Hari Hilang Terseret Banjir

Berbeda ketika main judi, Jati mengaku kerap buntung dan bertengkar dengan istri karena kalah telak dan habis banyak uang.

"Jadi modal hanya peruntungan. Kalau enggak untung ya buntung," ucap Jati.

Oleh karenanya, ia khawatir dengan pernyataan Nurhayati.

Penyebar Hoaks Virus Corona di Bandara Soetta Pernah Kerja di Jepang, Sarjana Ilmu Komputer

Pria yang tidak memiliki pengalaman berkerja itu khawatir harus kembali ke profesi lamanya sebagai penjudi jika ojol dihapuskan.

"Saya hanya bisa judi. Hanya itu keahlian saya sejak kecil," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved