Bayi Tangerang

Wanita Lahiran di Mobil PLN Dalam Kepungan Banjir, Suami Meninggal Barang Dagangan Rusak

Warga tinggal di Perumahan Ciledug Indah I, Pedurenan Kota Tangerang itu melahirkan dalam kondisi terkurung banjir.

Wartakotalive/Andika Panduwinata
Derita Ibu yang melahirkan ditengah banjir tinggal di Perumahan Ciledug Indah I, suami baru saja meninggal dan barang dagangannya rusak 

SUBSCRIBES US:

Pemkot Tangerang Tak Tahu Ada Warganya Melahirkan dalam Kepungan Banjir

Sementara itu Camat Karang Tengah, Matrobin mengaku memang belum mengetahui kejadian tersebut. "Saya juga belum tahu," papar Matrobin,

Seperti diketahui, Eka Silviani, warga Ciledug Indah 1 Jalan Telaga 3, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang merasakan rasa mulas yang luar biasa.

 Anak Buah Prabowo Sindir Keras Ahok BTP Soal Kelakuannya Sebagai Komisaris Utama Pertamina

Ia dalam keadaan hamil tua dan kondisi rumahnya terkepung banjir pada Selasa (25/2/2020).

Banjir setinggi lutut orang dewasa merendam kontrakannya yang berukuran kecil. Kontrakan berdinding hijau yang tampak memprihatinkan ini tergenang air hingga ke dalam ruangan.

Eka pun tak kuasa menahan rasa sakit kandungannya itu. Dan tiba - tiba saja wanita berusia 31 tahun ini ingin melahirkan.

"Saya sudah enggak bisa nahan, bayinya mau ke luar," ujar Eka tergolek lemah di kediamannya saat dijumpai Warta Kota, Rabu (26/2/2020).

 KRONOLOGI Video Gadis Berzina dengan Pria Tersebar di Facebook dan WhatsApp, Bermula Tak Dapat Restu

Suami Eka baru saja meninggal dunia. Ia punya dua anak yang masih kecil.

Rizki anak pertamanya berusia 6 tahun. Anak kedua bernama Saban berumur 4 tahun.

"Saya tinggal di kontrakan sama ibu saya. Bapak saya dan suami saya juga sudah meninggal karena sakit," ucapnya terdengar lirih.

 Laga Perdana Bali United di Liga 1 2020 Digelar Menjelang Tengah Malam, Ini Komentar Pemain

Iis (62) ibu dari Eka pun harus susah payah meminta pertolongan. Belum lagi kondisinya saat itu sedang banjir.

"Saya minta tolong ke orang - orang untuk antarkan anak saya pakai kendaraan tapi enggak ada yang mau. Soalnya banjirnya sudah tinggi," kata Iis terlihat kedua matanya nanar.

Sejumlah pengendara angkutan umum dan mobil pribadi pun tak ada yang mau menuruti permintaan Iis. Kendati demikian Iis tak pantang menyerah.

"Ada mobil PLN yang terparkir di pinggir jalan, sopirnya lagi pada ngopi saat ngecek listrik di dekat sini. Syukurnya mereka mau ngantar," ungkapnya.

 Mario Lasut Minta Suami Karen Idol Arya Claproth Buat Penyataan Terima Tantangan Sayembara Rp1Miliar

Mobil PLN Disjaya itu pun akhirnya mengangkut Eka yang sudah dalam keadaan lemah.

Eka dimasukan oleh ibunya itu ke dalam mobil dan dilarikan ke Klinik Pratama Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang.

"Tapi saat setengah perjalanan, kepala bayinya sudah ke luar. Saya bantu untuk proses melahirkan di dalam mobil. Alhamdulillah selamat," papar Iis tampak haru.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved