Banjir Jakarta

UPDATE Permukiman Terendam Banjir Tiga Hari, Rumah Pompa Bulak Cabe Jadi Sasaran Warga

Banjir yang merendam empat RW di Kelurahan Cilincing sejak Minggu (24/2) lalu membuat warga merusak Rumah Pompa Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara,

UPDATE Permukiman Terendam Banjir Tiga Hari, Rumah Pompa Bulak Cabe Jadi Sasaran Warga
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Kaca Rumah Pompa Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara, pecah usai diamuk warga pada Selasa (25/2) malam. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

CILINCING, WARTAKOTALIVE.COM - Banjir yang merendam empat RW di Kelurahan Cilincing sejak Minggu (24/2) lalu membuat warga merusak Rumah Pompa Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (26/2) malam.

Pasalnya peristiwa yang diwarnai dengan aksi pelemparan batu itu terjadi sekira pukul 19.00 WIB dan dilakukan warga karena rumah pompa dianggap sebagai penyebab banjir di empat RW.

"Iya warga pada demo, sempat rusuh juga ada yang mecahin kaca juga. Terus ada bapak-bapak sampai bawa linggis," kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (26/2).

Warga kesal karena permukiman mereka sering terendam banjir dan lama surut sejak adanya rumah pompa.

Padahal, di tempat lain yang juga tidak jauh dari lokasi sudah surut.

Sementara itu warga lainnya, Edi Suherman menyebutkan empat RW yang terendam banjir sejak tiga hari lalu adalah RW 005, 006, 009, dan RW 010 dengan ketinggian 20-30 cm.

"Sejak tahun baru hujan sedikit sudah banjir.

"Tiga hari kemaren malah hujan nggak seberapa tapi di sini banjir," ucap warga RT 011/RW 006 itu.

Kondisi itu membuat warga berdemo di ke Rumah Pompa Bulak Cabe hingga akhirnya dikerahkan lima pompa mobile dan tiga mobil damkar untuk mengatasi banjir.

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved