Insiden Susur Kali Siswa Turi

Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso: Kakak Pembina Harus Tahu Batasan Pemberian Pendidikan Kepramukaan

Dalam kegiatan apa pun dan di mana pun, keselamatan peserta harus menjadi yang utama.

Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso: Kakak Pembina Harus Tahu Batasan Pemberian Pendidikan Kepramukaan
istimewa
Proses Pencarian Siswa SMP 1 Turi di Sungai Sempor pada Sabtu (22/2/2020). Dua orang anggota SAR Daerah (sarda) dan Polairud Jateng diterjunkan. 

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso meimbau agar para Pelatih/Pembina Pramuka dapat membantu menyebarluaskan informasi yang benar mengenai Peraturan Mendikbud No. 63 Tahun 2014 tentang pelaksanaan ekstrakurikuler wajib kepramukaan di sekolah-sekolah.

"Para kepala sekolah dan guru juga harus tahu batasan-batasan dalam memberikan pendidikan kepramukaan, sesuai dengan sistem blok, aktualisasi, atau regular, sebagaimana tertera dalam Permendikbud tersebut," ujar Budi Waseso saat membuka Training Of Trainers (TOT) Pusdiklatnas 2020, di Aula Sarbini, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Rabu (26/2/2020) kemarin.

Lebih lanjut ia juga meminta para Pelatih/Pembina Pramuka untuk terus mensosialisasikan aturan-aturan dalam Gerakan Pramuka, mulai dari SK, demikian seperti dikutip dari Kompas.com

Momen Romantis Syahrini-Reino Barack di Tahun Pertama Menikah dan Kekalutan Perasaan Luna Maya

Update, Minggu Pagi Dua Korban Susur Sungai Sempor SMPN 1 Turi Ditemukan

Tidak kalah penting, imbuh Buwas, mereka harus paham tentang keberadaan para Pembina Pramuka sebagai tenaga pendidik saat kegiatan kepramukaan berlangsung.

Termasuk aturan-aturan dan cara merekrut Pembina serta kursus-kursus untuk Pembina Pramuka.

Budi Waseso mengharapkan agar kakak-kakak Pelatih/Pembina Pramuka dapat terus mensosialisasikan SK Kwarnas No. 227 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Kebijakan Manajemen Resiko dalam Gerakan Pramuka.

"Dalam kegiatan apa pun dan di mana pun, keselamatan peserta harus menjadi yang utama. Perencanaan yang matang. Penggunaan peratatan sesuai prosedur dan berbagai hal lain dibutuhkan untuk kegiatan kepramukaan," tandasnya.

Update Tragedi Susur Sungai Sungai Sempor SMP 1 Turi, Seluruh Korban Ditemukan. Berikut Identitasnya

Terbukti Tak Punya Rahim, Putri Natasha Resmi Jadi Lelaki Tulen, Namanya Ahmad Putra Adinata

Berduka

Terkait musibah susur sungai SMPN 1 Turi Sleman,  Kwartir Nasional Gerakan Pramuka turut berduka. Peristiwa itu terjadi Jumat, 21 Februari 2020 kemarin saat menjalani susur sungai untuk kegiatan Pramuka.

"Atas peristiwa tersebut, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan ini menyatakan duka cita dan bela sungkawa yang mendalam," ungkap Kepala Pusat Informasi Nasional Gerakan Pramuka, Guritno melalui keterangan tertulis.

Guritno mengingatkan pada kakak pembina Pramuka agar menerapkan pengetahuan manajemen risiko saat berkegiatan di alam. Sehingga dapat meminimalisir kegiatan yang tidak diinginkan seperti yang dialami sejumlah pelajar di Sleman.

Menikmati Keheningan Ala Soe Hok Gie di Lembah Mandalawangi

Lima Hal dari Yuni Shara Ini Bisa Bikin Buaya Darat Gelap Mata

"Siapapun tentu tidak menghendaki tragedi tersebut terjadi. Namun demikian, sebagai bahan pembelajaran, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sekali lagi mengimbau kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka khususnya kakak-kakak pembina agar menerapkan pengetahuan manajemen risiko dan bijaksana dalam memberikan kegiatan kepada peserta didiknya," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Feryanto Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved