Cerita Syarah Lulusan Bidan Saat Pertama Kali Tangani Wanita Melahirkan di Tempat Umum, Planetarium

Cerita Syarah Lulusan Bidan yang Sempat Tangani Wanita Melahirkan di Planetarium TIM

Cerita Syarah Lulusan Bidan Saat Pertama Kali Tangani Wanita Melahirkan di Tempat Umum, Planetarium
Warta Kota/Joko Supriyanto
Syarah salah seorang pengujung Planetarium yang membantu wanita melahirkan di depan Kantor Planetarium Jakarta. Kamis (27/2) 

Syarah (21) seorang wanita lulusan bidan masih nampak shock akan kondisi yang ia alami tadi pagi di Planetarium Jakarta.

Dimana kali pertamanya ia menangani perempuan melahirkan di tempat umum.

Meski saat itu ia panik, namun ia mencoba tenang menghadapi seorang perempuan yang berkontraksi dan berusaha melahirkan tepat di depan kantor Planetarium TIM Jakarta Pusat.

7 Kesimpulan Rapat Dengar Pendapat Soal Revitalisasi TIM, Sejumlah Anggota DPR Usul Moratorium

Ini Komentar Menpora Soal Kabar Olimpiade Tokyo Bakal Batal Akibat Virus Corona

Ia juga berusaha menenangkan Rohayani (30).

"Aku sempet panik, karena tidak ada alat- alat (medis) sama sekali akhirnya aku coba rangsang tactile (bayinya), bayinya akhirnya nangis lagi," kata Syarah saat ditemui di Puskesmas Menteng, Kamis (27/2/2020).

Syarah menceritakan jika ia memang salah satu dari rombongan Rohayani yang tengah mengantar anak-anak TK Alhusna Rawa Buaya, Jakarta Barat ke Planetarium Jakarta.

Ia tahu betul jika Rohayani saat itu tengah mengandung.

Menpora Bakal Promosikan PON Papua di Event Indonesia Marathon

Namun saat tiba di Taman Ismail Marzuki (TIM) Rohayani mengeluh terus menerus ingin buang air kecil, saat itu salah satu rombongan berusaha mengantarkan wanita tersebut ke toilet, usai dari toilet Rohayani bercerita ada sesuatu yang pecah setelah ia buang air kecil.

"Abis itu, dia nemuin mama saya. Terus ngeluh udah keluar air- air (dari kandungannya) sama mules.

"Terus mama saya manggil saya yang kebetulan lulusan bidan, saya langsung bilang kita bawa ke RS terdekat aja," kata Syarah.

Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso: Kakak Pembina Harus Tahu Batasan Pemberian Pendidikan Kepramukaan

Halaman
12
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved