Vonis Hakim untuk Brigadir Rangga Tianto Si Penembak Polisi Sama Seperti Tuntutan Jaksa

Sejumlah barang bukti diamankan, yakni satu pucuk senjata api beserta tujuh butir selongsong peluru yang digunakan terdakwa pada saat mengeksekusi

Vonis Hakim untuk Brigadir Rangga Tianto Si Penembak Polisi Sama Seperti Tuntutan Jaksa
ISTIMEWA
Bripka Rachmat Effendy (kiri) dan Brigadir Rangga Tianto 

Brigadir Rangga Tianto (32), polisi yang menembak mati rekannya sesama polisi, divonis 13 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok, Rabu (26/2/2020).

Rangga menembak mati Bripka Rahmat Effendy di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polsek Cimanggis, Depok, Kamis (27/7/2019).

Putusan hakim sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan tuntutan hukuman penjara 13 tahun.

Ketua Majelis Hakim Yuanne Marietta mengatakan terdakwa secara sah melakukan pembunuhan terhadap korban.

“Dengan ini menjatuhkan putusan hukuman kepada terdakwa 13 tahun penjara dengan penetapan masa penahanan,” kata Yuanne dalam persidangan di Ruang Sidang Utama, Pengadilan Negeri Kota Depok Rabu (26/2/2020).

Sejumlah barang bukti diamankan, yakni satu pucuk senjata api beserta tujuh butir selongsong peluru yang digunakan terdakwa pada saat mengeksekusi korban.

“Surat penggunaan senjata api, surat keanggotaan Pol Airud Baharkam Polri, seperangkat seragam milik terdakwa, dua proyektil, dan membebani tersangka membayar biaya perkara sebesar Rp 50 ribu,” papar Yuanne.

Sementara itu, setelah berunding dengan pengacaranya, Rangga menyatakan banding atas putusan vonis tersebut.

“Saya mengajukan banding,” katanya seusai Majelis Hakim membacakan seluruh vonisnya.

Atas jawaban tersebut, Ketua Majelis Hakim mempersilahkan terdakwa untuk mengajukan banding sesuai aturan hukum yang berlaku.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved