Banjir Jakarta

SEHARI Setelah Jakarta Banjir Lagi, Muncul Spanduk di Menteng Desak Anies Baswedan Mundur

SEHARI setelah banjir besar kembali merendam Ibu Kota, muncul spanduk tak biasa di sekitar Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020)

SEHARI Setelah Jakarta Banjir Lagi, Muncul Spanduk di Menteng Desak Anies Baswedan Mundur
ISTIMEWA
Spanduk kritik terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akibat banjir di Ibu Kota, terpampang di sekitar Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020). 

SEHARI setelah banjir besar kembali merendam Ibu Kota, muncul spanduk tak biasa di sekitar Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020) pagi.

Sebuah spanduk berukuran sekitar 1 x 2 meter berisi kecaman disertai foto wajah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, membentang di pagar di pinggir jalan.

Spanduk terpampang di pagar sebuah gedung di Jalan Diponegoro, tepatnya di sebelah rel kereta, berhadapan dengan Kompleks Megaria (Metropole XXI).

Survei Median: Faktor Kinerja Bukan Alasan Orang Pilih Anies Baswedan Sebagai Capres 2024

"Banjir Kotanya, Habis APBD-nya. Tertipu Warganya, Mundur Aje Deh," begitu kalimat yang tertulis di spanduk tersebut.

Di sebelah kiri tulisan terdapat foto besar Anies Baswedan.

Spanduk tersebut terlihat masih terpampang hingga pukul 10.45 WIB.

Spanduk kritik terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akibat banjir di Ibu Kota, terpampang di sekitar Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020).
Spanduk kritik terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akibat banjir di Ibu Kota, terpampang di sekitar Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020). (ISTIMEWA)

Akibatnya, jalanan sedikit macet, karena sebagian pengemudi memperlambat laju kendaraannya, untuk sekadar melihat spanduk tersebut.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, jumlah pengungsi akibat banjir yang melanda DKI Jakarta terus bertambah.

Hingga Rabu (26/2/2020) pagi, tercatat ada 9.890 jiwa dari 2.788 kepala keluarga (KK) yang mengungsi.

Saat hujan deras pada Selasa (25/2/2020) pagi, jumlah pengungsi hanya ada 3.565 jiwa dari 973 KK.

 Tak Kunjung Ditemukan, Politikus Partai Demokrat Ini Duga Harun Masiku Sudah Ditembak Mati

Jumlah pengungsi bertambah, karena debit air yang menyerang permukiman warga juga terus meningkat.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved