Berita Depok

Orang Tua Tak Mampu Bocah Pengidap Hydrocephalus di Depok Cuma Bisa Terbaring Lemah

Di usianya menuju dua bulan, dokter yang menangani Davina memvonis dara berkulit putih bersih ini mengidap hydrocephalus.

Wartakotalive/Vini Rizki Amelia
Davina bocah 9 tahun menderita hydrocephalus terpaksa hanya bisa terbaring di kasur lantaran orang tuanya tak memiliki biaya untuk berobat 

Sehingga dengan terpaksa, Yudi membaringkan anak kesayangannya itu di sebuah alas tidur di rumahnya tanpa mengecekan lagi kondisi medis Davina.

Akibatnya, kondisi Davina memrihatinkan dan menggetarkan setiap hati yang melihat wajah lugu bocah perempuan yang satu ini.

Kedua kakinya pun susah tak bisa digerakan secara normal oleh Davina, terlipat ke arah kanan.

Pada bagian tangan pun hanya tangan kirinya saja yang bisa di gerakan.

Yudi pun mengaku selama ini tidak ada bantuan intensif yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kepada anaknya.

Hidrosefalus dapat dialami oleh siapa saja, tetapi lebih sering dialami oleh bayi dan orang-orang yang berusia 60 tahun ke atas.

Padahal, Yudi mengaku pada 2014 lalu Mohammad Idris yang ketika itu menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok, sempat mengunjungi Davina.

Kala itu, Yudi mengaku dirinya diberikan angin segar mengenai perawatan Davina oleh Pemkot Depok.

Sayang, janji tinggalah janji, kenyataannya Davina hanya mendapat bantuan berupa pemberian pampers dari Puskesmas Grogol yang beberapa tahun belakangan pun sudah di stop pihak puskesmas tanpa adanya kejelasan.

"Ya waktu itu cuma kunjungan doang, mungkin cuma buat pencitraan. Kalau soal biaya atau penanganan medis sih ngga ada," kata Yudi.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved