Mutu International Sebut Dunia Usaha Berperan Perangi Korupsi di Indonesia

Diraihnya sertifikat SMAP ISO 37001 : 2016 ABMS, oleh PetroChina ini, merupakan perwujudan gerakan turut memerangi korupsi yang digiatkan SKK Migas.

Mutu International Sebut Dunia Usaha Berperan Perangi Korupsi di Indonesia
Dok. Mutu Internasional
Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari, Ir. H. Arifin Lambaga, MSE (kiri) menyerahkan sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001 : 2016 ABMS, kepada Presiden of PetroChina International Jabung Ltd., Nie Changmou di Menara Kuningan, Jakarta, Selasa (25/2/2020). 

JAKARTA — Mutu International menyerahkan sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001 : 2016 ABMS, kepada PetroChina International Jabung Ltd.

Penyerahan sertifikat itu dilakukan oleh Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari Ir. H. Arifin Lambaga MSE kepada Presiden of PetroChina International Jabung Ltd. Nie Changmou di Menara Kuningan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

PT Mutuagung Lestari adalah lembaga sertifikasi dengan brand Mutu International yang berdiri pada tahun 1990. Mutu International memiliki layanan yang meliputi jasa sertifikasi, inspeksi, dan pengujian.

Arifin Lambaga menyatakan bahwa langkah yang diputuskan pimpinan dan manajemen PetroChina International Jabung Ltd., merupakan langkah yang patut diapresiasi dan diikuti oleh perusahaan lain.

Dia menyebutkan bahwa diraihnya sertifikat SMAP ISO 37001 : 2016 ABMS, oleh PetroChina ini, merupakan perwujudan gerakan turut memerangi korupsi yang digiatkan SKK Migas.

“Dalam pandangan Mutu International, korupsi bukan hanya dilakukan oleh institusi pemerintah beserta aparatnya. Sehingga untuk memeranginya bukan hanya jadi urusan institusi pemerintah, dan kepada aparat pemerintah,” ungkap Arifin Lambaga dalam pernyataan resminya, Rabu (26/2/2020). 

Menurut Arifin, dengan makin banyaknya perusahaan menerapkan SMAP hingga ke tahap sertifikasi, maka ekosistem anti suap dan tercegahnya korupsi yang melibatkan dunia usaha, makin terbangun.

Menurut Indeks Persepsi Korupsi 2019, Indonesia berada di peringkat ke-85 di antara 180 negara yang di-survey dan meraih nilai 40 dari 100 poin sempurna.

“Sehingga untuk memeranginya bukan hanya jadi urusan institusi pemerintah, dan kepada aparat pemerintah,” kata Arifin Lambaga.

Arifin menambahkan, Indonesia yang saat ini jadi sorotan dunia, khususnya sebagai tujuan pengembangan dunia usaha dan investasi, terus berupaya membangun kepercayaan internasional. “Kepercayaan ini dibangun untuk menunjukkan Indonesia sebagai negara yang serius memerangi korupsi maupun kejahatan korporasi,” tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved