Berita Video

VIDEO: Pemanfaatan Teknologi Untuk Tingkatkan Akreditasi Rumah Sakit

Rumah sakit swasta Tanah Air pun berlomba-lomba meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien dan meraih akreditasi tersebut.

VIDEO: Pemanfaatan Teknologi Untuk Tingkatkan Akreditasi Rumah Sakit
Warta Kota
Kepala Bidang Teknologi Informasi KARS, dr. Djoni Darmadjaja 

Hingga saat ini, berdasarkan data dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), masih ada 572 rumah sakit yang berpeluang meraih akreditasi, termasuk rumah sakit swasta di dalamnya. 

Rumah sakit swasta Tanah Air pun berlomba-lomba meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien dan meraih akreditasi tersebut.

Ratusan rumah sakit di Indonesia ini diharapkan dapat menyusul sebanyak 2.469 rumah sakit yang telah mengantongi akreditasi dari KARS. Bahkan, sudah ada 12 rumah sakit di Indonesia yang terakreditasi KARS International.

Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi rumah sakit untuk bisa memperoleh akreditasi, tak terkecuali rumah sakit swasta.

 Sebagai salah satu syaratnya, rumah sakit harus beroperasi penuh dengan menyediakan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat secara paripurna.

“Yang dimaksud paripurna di sini adalah informasi dan pelayanan kesehatan non-stop, selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu,” kata Kepala Bidang Teknologi Informasi KARS, dr. Djoni Darmadjaja, Sp.B., MARS, FinaCS, FICS kepada wartawan di acara Digitalisasi Layanan Rumah Sakit Guna Menunjang Proses Akreditasi, di Sinar Mas Land Plaza, Senin (24/2/2020).

 Salah satu peningkatan akreditasi melalui penggunaan aplikasi kesehatan sebagai bentuk digitalisasi layanan. 

Pemanfaatan teknologi tersebut akan memangkas sejumlah tahapan yang selama ini diperlukan rumah sakit untuk beroperasi melayani masyarakat.

“Terutama dalam mempertemukan pasien dan dokter yang sesuai dengan keluhan kesehatan pasien,” kata Sekretaris Jendral (SekJend) Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) drg. Iing Ichsan Hanafi, MARS dalam peluncuran aplikasi kesehatan PatientQare dari SehatQ.

Ia mengungkapkan, dengan beroperasi penuh secara paripurna, rumah sakit akan membutuhkan aplikasi kesehatan untuk menjamin setiap pasien mendapatkan layanan medis yang dibutuhkan.

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved