Breaking News:

Banjir Bodetabek

Banjir di Perumahan Dukuh Bima Capai 150 Cm, Kapolres Metro Bekasi Ikut Evakuasi Warga

BPBD Kabupaten Bekasi mencatat banjir melanda belasan kecamatan di tiga wilayah yakni tengah, utara hingga selatan Kabupaten Bekasi.

Istimewa
Evakuasi warga di Perumahan Dukuh Bima, Jalan Utama Raya Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (25/2/200). Ketinggian air di lokasi ini mencapai 150 cm. 

"Kami berharap banjir kali ini tidak ada korban jiwa, dengan memerintahkan seluruh jajaran untuk sigap selama 24 jam dalam membantu masyarakat..."

KABUPATEN Bekasi termasuk yang terdampak akibat banjir parah pada Selasa (25/2/2020).

BPBD Kabupaten Bekasi mencatat banjir melanda belasan kecamatan di tiga wilayah yakni tengah, utara hingga selatan Kabupaten Bekasi. 

Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bekasi Banjir Parah, Listrik Mati dan Sekolah Diliburkan

Ada 32 Titik Banjir di Kota Bekasi, Wakil Wali Kota: Ketinggian Air 80-100 Sentimeter

Banjir hingga 60 Cm di Jalan Bintara Raya Bekasi di Depan Perum Masnaga, Pondok Kopi-Kranji Putus

Di wilayah utara, banjir merendam Kecamatan Babelan, Muaragembong dan Tarumajaya.

Sedangkan di wilayah tengah, banjir merendam Kecamatan Cikarang Utara dan Cikarang Selatan. 

Kemudian banjir merendam Cikarang Pusat yang berada di wilayah selatan Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan memimpin langsung proses evakuasi warga yang terdampak banjir tersebut.

Salah satunya evakuasi di perumahan Dukuh Bima, Jalan utama raya Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Tampak ketinggian air yang mencapai 150 cm memaksa warga harus diungsikan ke daerah yang lebih aman dengan menggunakan perahu karet.

"Kami ingin warga tetap aman, dan dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman," ujar Hendra kepada awak Media saat datang ke lokasi banjir.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan ketinggian air yang akan terus bertambah, pasalnya hujan masih mengguyur di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, Pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna menyalurkan bantuan kepada korban terdampak banjir.

Selain itu, Ia juga memerintahkan jajarannya untuk terus memantau kondisi ketinggian air dalam 24 jam dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir kali ini.

"Kami berharap banjir kali ini tidak ada korban jiwa, dengan memerintahkan seluruh jajaran untuk sigap selama 24 jam dalam membantu masyarakat," tuturnya. (M20)

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved