Breaking News:

Bisnis

Catat Laba Bersih Rp 2,1 Triliun, Adira Finance Patok Pertumbuhan 4℅ -7℅ pada 2020

Adira Finance membukukan laba bersih Rp 2,1 triliun pada 2019 lalu. Angka ini naik 16% dibandingkan tahun 2018.

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Sekretaris Perusahaan Adira Finance Perry B Slangor dan Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila berfoto bersama usai paparan kinerja Adira Finance di Pacific Place Jakarta, Jumat (21/2/2020). 

"Pada Januari 2020, kami menerima fasilitas pinjaman sindikasi sebesar USD 300 juta dari Singapura, Taiwan dan Jepang. Fasilitas ini memiliki tenor 3 tahun," jelas Made.

Target 2020

Dengan mengacu pada kinerja selama 2019 dan mempertimbangkan kondisi industri otomotif yang masih stagnan, Adira Finance mematok pertumbuhan bisnis 4℅-7℅ pada 2020.

"Penjualan otomotif tahun ini diperkirakan masih akan berat. Penjualan kendaraan baru berkisar 0℅-3% yoy sepanjang 2020. Karena itu, kita memasang target pertumbuhan 4℅-7℅," papar Made.

Untuk mencapai target itu, Adira Finance akan menempuh tiga langkah strategis.

Pertama, perbaikan proses pembiayaan agar lebih cepat, tepat, mudah, dan murah.

Kedua, meningkatkan layanan kepada nasabah agar lebih puts dan loyal.

Ketiga, melakukan digitalisasi dari segala aspek.

"Dengan berbagai langkah strategis ini, kami yakin bisa tumbuh lebih baik di tahun 2020 ini," tandas Made.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved