Bisnis

Catat Laba Bersih Rp 2,1 Triliun, Adira Finance Patok Pertumbuhan 4℅ -7℅ pada 2020

Adira Finance membukukan laba bersih Rp 2,1 triliun pada 2019 lalu. Angka ini naik 16% dibandingkan tahun 2018.

Catat Laba Bersih Rp 2,1 Triliun, Adira Finance Patok Pertumbuhan 4℅ -7℅ pada 2020
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Sekretaris Perusahaan Adira Finance Perry B Slangor dan Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila berfoto bersama usai paparan kinerja Adira Finance di Pacific Place Jakarta, Jumat (21/2/2020). 

Meskipun industri otomotif lesu, Adira Finance tetap bisa membukukan kinerja positif. Pendapatan bunga naik 10% menjadi Rp 12,0 triliun, sedangkan beban bunga naik 13% menjadi Rp Rp 4,8 triliun. Sehingga pendapatan bunga bersih naik 8% menjadi Rp 7,2 triliun.

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) membukukan laba bersih Rp 2,1 triliun pada 2019 lalu. Angka ini naik 16% dibandingkan tahun 2018.

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila mengatakan 2019 bukanlah tahun yang mudah bagi perusahaan pembiayaan, khususnya yang bergerak di sektor otomotif.

Catatkan Kinerja Memuaskan Pada 2019, BPJAMSOSTEK Optimistis Tapaki 2020

Catatan Kompolnas Terkait Kinerja Polda Banten Tahun 2019, Andrea : Cukup Baik

"Industri otomotif mengalami kelesuan penjualan sepanjang tahun 2019. Penjualan sepeda motor (domestic wholesales) naik sedikit sebesar 1,6% y/y menjadi 6,48 juta unit dibandingkan dengan perolehan pada 2018," tuturnya.

"Sementara penjualan mobil (domestic wholesales) turun 11% y/y menjadi 1,03 juta unit dibandingkan dengan 2018," imbuh Made, di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Menengok 11 Fitur Baru di Android 11 yang Akan Diluncurkan Google

Diprediksi Meluncur Akhir Maret, Ponsel Murah Apple Bukan iPhone 9 atau iPhone SE2, Ini Harganya

Kinerja positif meski industri otomotif lesu

Menurut dia, ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap pelemahan penjualan tersebut antara lain pemilihan umum pada bulan April 2019, perang dagang China-AS, melemahnya harga komoditas dan akhirnya melemahnya kepercayaan konsumen di akhir 2019.

Meskipun industri otomotif lesu, Adira Finance tetap bisa membukukan kinerja positif.

Pendapatan bunga naik 10% menjadi Rp 12,0 triliun, sedangkan beban bunga naik 13% menjadi Rp Rp 4,8 triliun.

Sehingga pendapatan bunga bersih naik 8% menjadi Rp 7,2 triliun.

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila (tengah) sedang memberikan paparan kinerja Adira Finance kepada wartawan di Pacific Place Jakarta, Jumat (21/2/2020).
Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila (tengah) sedang memberikan paparan kinerja Adira Finance kepada wartawan di Pacific Place Jakarta, Jumat (21/2/2020). (Wartakotalive.com/Hironimus Rama)

Begitu pun dengan pendapatan operasional yang naik 11% menjadi Rp 8,3 triliun, sementara biaya operasional naik 8% menjadi Rp 3,7 triliun.

Halaman
1234
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved