Berita Jakarta

Berada di Dekat Terminal BBM Pertamina Plumpang, Puluhan Warga RBS Ikut Pelatihan Memadamkan Api

Puluhan warga RW 01 dan 02 Kelurahan Rawa Badak Selatan (RBS), Kecamatan Koja, Jakarta Utara mengikuti pelatihan memadamkan api.

Berada di Dekat Terminal BBM Pertamina Plumpang, Puluhan Warga RBS Ikut Pelatihan Memadamkan Api
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Warga RW 01 dan 02 Rawa Badak Selatan (RBS) atau yang berada di sekitar Terminal BBM Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara ikut pelatihan memadamkan api. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

KOJA, WARTAKOTALIVE.COM - Puluhan warga RW 01 dan 02 Kelurahan Rawa Badak Selatan (RBS), Kecamatan Koja, Jakarta Utara mengikuti pelatihan memadamkan api.

Kegiatan di halaman SD Rawa Badak Selatan 11 Pagi itu diikuti oleh warga yang tinggal di sekitar Terminal BBM Pertamina Plumpang.

Unit Manager Communication Relation & CSR - MOR III Pertamina Dewi Sri Utami mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari Workshop Kampung Safety.

Warga RW 01 dan 02 Rawa Badak Selatan (RBS) atau yang berada di sekitar Terminal BBM Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara ikut pelatihan memadamkan api.
Warga RW 01 dan 02 Rawa Badak Selatan (RBS) atau yang berada di sekitar Terminal BBM Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara ikut pelatihan memadamkan api. (Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan)

Kegiatan yang diikuti sekitar 35 warga Rawa Badak Selatan itu bagian dari upaya sinergi dengan masyarakat dalam upaya membangun budaya keamanan bersama.

“Kami berharap masyarakat di sekitar wilayah operasi kami dapat membantu memitigasi dari awal adanya potensi bahaya dari luar lingkungan operasi terdekat,” jelas Dewi, Senin (24/2).

Selain itu tujuan kegiatan ini untuk membangun budaya keselamatan, keamanan dan kesehatan lingkungan atau Health, Safety, Security and Environment (HSSE).

“Terminal BBM Plumpang merupakan objek vital nasional yang perlu dijaga, agar opersionalnya dalam mendukung penyediaan energi bagi masyarakat berjalan aman dan lancar,” kata Dewi.

Pelatihan diisi oleh tim HSSE Integrated Terminal Jakarta bersama Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara.

Materi yang diberikan meliputi penggunaan LPG aman dan penanganannya, serta penggunaan instalasi listrik yang benar.

Peserta juga akan menjadi Duta Safety untuk memberikan edukasi dan memberikan pelatihan yang didapat kepada warga di sekitarnya.

Seorang warga, Nurhayati mengaku gugup saat pertama kali menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) seberat hampir 7 kilogram itu.

“Deg-degan juga, tapi senang bisa belajar dan tahu bagaimana memadamkan api,” ungkapnya.

Nurhayati pun jadi mengetahui bagaimana cara menggunakan APAR mulai dari membuka kunci pengaman, mengambil posisi hingga akhirnya keluar bubuk kimia kering untuk memadamkan api.

“Tahu arah angin sebelum menyemprotkan alat pemadam api, dan kita harus tenang, jangan panik,” kata Nurhayati. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved