Usulan Orang Kaya Nikahi yang Miskin, Partai Demokrat: Bentuk Keputusasaan Jokowi Tumbuhkan Ekonomi

PARTAI Demokrat menilai pemerintah sudah putus asa menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga mengusulkan orang kaya menikahi orang miskin.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Muhammad Azzam
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat menghadiri acara Dialog Nasional bersama ratusan pelajar di Plaza Metropolitan, Tambun, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/1/2019). 

PARTAI Demokrat menilai pemerintah sudah putus asa menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga mengusulkan orang kaya menikahi orang miskin.

"Usulan itu bentuk keputusasaan Jokowi menaikkan pertumbuhan ekonomi yang meroket sesuai janjinya."

"Termasuk menekan angka kemiskinan," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Irwan saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Tawuran Warga di Pasar Minggu Tewaskan Satu Remaja, Sepakati Lokasi Bentrok Lewat Medsos

Ia pun menilai, pemerintah, khususnya Menko PMK, telah mengecilkan makna menikah, dan hal ini pun bukan cara yang efektif menekan angka kemiskinan di Tanah Air.

"Secara statistik tidak akan efektif dan signifikan menekan kemiskinan."

"Yang ada negara mengintervensi hak asasi manusia untuk saling mencintai tanpa memandang strata, suku, agama, dan ras," tutur Irwan.

Stop 36 Kasus, Ketua KPK: Lebih Baik Dicurigai tapi Terbuka Daripada Dipercaya tapi Sembunyikan Data

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengklarifikasi pernyataannya yang menganjurkan orang kaya menikahi orang miskin.

Muhadjir mengatakan pernyataannya tersebut hanya selingan dari pidatonya pada Rakerkesnas di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020) kemarin.

"Itu kan intermeso, selingan dari ceramah saya," ujar Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

 KPK Bilang Harun Masiku Sulit Dilacak karena Tak Pakai Ponsel dan Media Sosial

Muhadjir mengungkapkan alasan pernyataan dirinya adalah untuk memutus mata rantai kemiskinan di dalam negeri.

"Kita kan punya problem keluarga miskin untuk memotong mata rantai kemiskinan."

"Karena ada kecenderungan kan, keluarga miskin akan cari menantu sesama mereka," jelas Muhadjir.

 Heran Formula E Digelar di Monas, Megawati: Gubernur DKI Tahu Apa Tidak Itu Cagar Budaya?

Menurut Muhadjir, usulan yang ia ajukan kepada Menteri Agama Fachrul Razi tersebut tidak bersifat wajib.

"Enggak ada rencana, saya. Fatwa itu apa? Fatwa artinya memberi saran, menganjurkan. Jadi jangan dipahami terus wajib segala gitu," terang Muhadjir.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved