Breaking News:

KRONOLOGI Tiga Pengemudi Ojek Pangkalan Peras Penumpang, Korban Ternyata Dipaksa Sejak Awal

TIGA pengemudi ojek pangkalan, Sugarno (54), Arief Lewa (48), dan Muhtar (46), ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap melakukan pemerasan.

Warta Kota/Dwi Rizki
ILUSTRASI: Pangkalan ojek di kawasan Stasiun Tebet, Jakarta Selatan. 

TIGA pengemudi ojek pangkalan (opang), Sugarno (54), Arief Lewa (48), dan Muhtar (46), ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap melakukan pemerasan.

Ketiganya mematok tarif sangat tinggi dan tidak wajar terhadap ketiga korban, yang baru saja tiba di Terminal Kalideres, Jakarta Barat dari Kediri, Jawa Timur.

Rekan korban sekaligus pemilik akun instagram @kingrazerr, Alifi al Marwah, menceritakan ketiga temannya menggunakan jasa para opang lantaran dipaksa oleh para tersangka.

Tawuran Warga di Pasar Minggu Tewaskan Satu Remaja, Sepakati Lokasi Bentrok Lewat Medsos

Ketika itu, total ada tujuh orang yang berangkat ke Jakarta karena ada urusan pekerjaan.

Tiga orang tiba lebih dahulu di Terminal Kalideres pada Jumat (21/2/2020) sekira pukul 05.00 WIB.

"Namun salah satu teman saya, tasnya ditarik tukang ojek."

Stop 36 Kasus, Ketua KPK: Lebih Baik Dicurigai tapi Terbuka Daripada Dipercaya tapi Sembunyikan Data

"Lalu bertiga ditawarin ojek dengan cukup paksaan," ungkap Alifi, Sabtu (22/2/2020).

Korban yang merasa risih terus ditawari pelaku, akhirnya menanyakan tarif apabila diantarkan ke Tanjung Duren.

Ketika itu pelaku menjawab 25, yang diasumsikan Rp 25 ribu oleh korban.

3 Driver Opang Peras Penumpang Jadi Tersangka, di Awal Sebut Angka 25 Setelah Tiba Minta Rp 750 Ribu

"Tapi ketika hendak bayar, bapak-bapak tukang ojek tersebut mengubah tarif jadi Rp 250 ribu per orang (Rp 750 ribu kali tiga ojek)," beber Alifi.

Halaman
1234
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved