Berita Jakarta

Sebelum Atap Sekolah Ambruk, Kepsek Pernah Laporkan Plafon Melengkung, Namun Tak Ditangani

Kepala SMKN 24 Jakarta, Tri Eriyani menyatakan, pihaknya telah melihat pertanda ada kesalahan pada plafon sekolahnya setelah rampung direnovasi pada 2

Sebelum Atap Sekolah Ambruk, Kepsek Pernah Laporkan Plafon Melengkung, Namun Tak Ditangani
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala SMKN 24 Jakarta, Tri Eriyani saat ditemui di SMKN 24, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (21/2/2020). 

Kepala SMKN 24 Jakarta Tri Eriyani menyatakan, pihaknya telah melihat pertanda ada kesalahan pada plafon sekolahnya setelah rampung direnovasi pada 2018 lalu.

Kemudian, ia melaporkannya kepada Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur, pada 10 Januari 2019.

Ia menyatakan bahwa telah terlihat pertanda tersebut sebelum atap sekolahnya ambruk pada Jumat (21/2/2020) dini hari tadi.

"Tanda ada, hanya (atapnya) melengkung. Hanya plafonnya saja. Setelah pembangunan (selesai) itu sudah tampak," kata Tri di Cipayung, Jakarta Timur.

Kala dilaporkan, pihak Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur selaku pemilik proyek mendatangi sekolah untuk melakukan peninjauan.

 Tak Disangka Permintaan Bunga Citra Lestari Pada Ashraf Sinclair Tak Pernah Dilakukannya

 Aksi 212 Hari Ini, Panitia Sebut Ratusan Ribu Orang Akan Geruduk Kantor Jokowi Angkat Isu Korupsi

 3 ALASAN Mahfud MD Lempar Wacana Polsek Dilarang Sidik Kasus, Kini Sebut Usulan Dari Kompolnas

Namun, hal tersebut tak disertai dengan tindak lanjut berupa perbaikan.

"Sudah dilaporkan. Setelah dilaporkan ada ditinjau kemarin, tapi belum (ada penanganan) sampai akhirnya roboh tadi," ujarnya.

Namun Tri tak menyebut gamblang saat disinggung pendapatnya terkait konstruksi dan pengerjaan hasil renovasi berat.

Dia hanya memastikan kegiatan belajar 432 murid kelas X tak terganggu karena dipindah ke ruang kelas XI yang murid-muridnya sedang magang.

 Megawati Sayangkan Formula E Digelar di Monas, Sekda DKI: Biar Dikenal Dunia-Akhirat

"Kalau untuk masalah kontruksi bangunan mohon maaf, itu bukan ranah saya menyampaikan. Tapi bangunan tahun 2018," tuturnya.

Atap kelas SMKN 24 Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung ambruk pada Jumat (21/2/2020) sekira pukul 02.45 WIB, dini hari tadi.
Atap kelas SMKN 24 Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung ambruk pada Jumat (21/2/2020) sekira pukul 02.45 WIB, dini hari tadi. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Sebelumnya, Atap kelas SMKN 24 Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung ambruk pada Jumat (21/2/2020) sekira pukul 02.45 WIB, dini hari tadi.

Terdapat 8 ruang kelas di lantai 2 gedung yang atap dan plafonnya jebol. Akibatnya, 17 ruang kelas terdampak dan mengalami kerusakan. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved