Cawagub DKI

Pimpinan DPRD Targetkan Panlih Wagub DKI Terbentuk Paling Telat Selasa 25 Februari 2020

Pimpinan DPRD DKI Jakarta menargetkan pembentukan anggota panitia pemilihan (panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta paling telat pada Selasa (25/2/2020).

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohamad Arifin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Penasehat Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik saat menunjukkan surat keputusan bersama soal kandidat Cawagub DKI yang baru pada Selasa (21/1/2020). Dalam dokumen itu tertulis kandidat Nurmansyah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra menjadi kandidat baru menggantikan kader PKS sebelumnya Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. 

Pimpinan DPRD DKI Jakarta menargetkan pembentukan anggota panitia pemilihan (panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta paling telat pada Selasa (25/2/2020).

Hingga kini, pimpinan dewan masih menunggu sembilan fraksi yang ada di sana supaya mengajukan satu nama untuk menjadi anggota panlih.

“Kami sudah bersurat ke fraksi-fraksi dan dari fraksi beberapa sudah ada yang mengirim (namanya),” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik di Balai Kota DKI pada Jumat (21/2/2020).

Taufik mengatakan, panlih bertugas untuk mengatur uji publik berupa sesi tanya jawab kepada dua kandidat Cawagub DKI.

Dua kandidat itu adalah Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra.

 Tak Disangka Permintaan Bunga Citra Lestari Pada Ashraf Sinclair Tak Pernah Dilakukannya

 Aksi 212 Hari Ini, Panitia Sebut Ratusan Ribu Orang Akan Geruduk Kantor Jokowi Angkat Isu Korupsi

 3 ALASAN Mahfud MD Lempar Wacana Polsek Dilarang Sidik Kasus, Kini Sebut Usulan Dari Kompolnas

“Panlih juga bertugas memverifikasi berkas-berkas dari dua kandidat yang akan maju sebagai Cawagub DKI,” ujar politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Sementara untuk partai pengusung Cawagub DKI, mereka akan mengajukan satu anggota sebagai saksi.

Peran mereka hanya memastikan keabsahan nama yang ditulis oleh para anggota dewan yang melakukan pemilihan.

“Nanti kan di pemilihan itu pimpinan dewan mengatakan hai mana saksi? Karena pemilihannya dilakukan tertutup, nanti saksi dipanggil ini benar nggak namanya Riza Patria. Jadi hanya mengecek saja,” jelasnya.

 Megawati Sayangkan Formula E Digelar di Monas, Sekda DKI: Biar Dikenal Dunia-Akhirat

Dalam kesempatan itu, Taufik menjelaskan Cawagub DKI dari hasil pergantian tidak memiliki visi dan misi.

Kata dia, yang memiliki visi dan misi adalah gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2017 lalu.

“Ini wakil gubernur PAW (pergantian antar waktu), nanti dia sampaikan bagaimana visi misi gubernur terpilih,” ungkapnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved