Breaking News:

Formula E

PEMPROV DKI Ingin Monas Terkenal di Akhirat, Kata Sekda Tanggung Cuma Ngetop di Dunia

Sekretaris Daerah DKI Saefullah menjawab, pihaknya memang sengaja menggelar balap mobil listrik itu karena ingin membuat Monas mendunia.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sekretaris Daerah DKI JakartaSaefullah, Kamis (7/11/2019), mengaku kecewa dengan kabar yang beredar bahwa Pemprov DKI Jakarta terlambat menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 kepada legislator. 

Pentolan parpol pemenang Pemilu 2019 ini pun mempertanyakan pengetahuan Anies Baswedan soal aturan cagar budaya.

 Pekan Depan Uji Coba Lawan Persib di Bandung, Persikabo 1973 Berharap Kabo Mania Hadir

Anies Baswedan disebut terlalu kukuh menggelar balapan mobil listrik di Monas.

Padahal, masih ada tempat lain yang bisa digunakan sebagai lintasan balap internasional itu.

"Tapi kenyataannya begitu. Gubernur DKI ini tahu apa tidak?" Tanyanya.

 TIKTOK Bakal Jadi Alat BPIP Sosialisakan Nilai Pancasila, Tokoh-tokoh Milenial Bakal Dilibatkan

Ia pun mencontohkan kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, yang juga berstatus cagar budaya DKI.

"Rumah saya, di Teuku Umar itu masuk cagar budaya DKI."

"Saya kalau betulin mesti minta izin, karena ada hal-hal yang tidak ada di dalam arsitektur rumah lain," ungkapnya. (Danang Triatmojo)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved