Breaking News:

Virus Corona

Muncul Isu Ada Korban Virus Corona di Bekasi, Begini Tanggapan Dinkes Bekasi

Muncul Isu Ada Korban Virus Corona di Bekasi, Begini Tanggapan Dinkes Bekasi. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Penulis: Luthfi Khairul Fikri | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
EPA-EFE / XIONG QI / XINHUA
Para peneliti memutuskan obat virus corona tersebut bernama Chloroquine Phosphate atau obat antimalaria.(Foto Hanya Ilustrasi) 

BEREDAR isu yang viral melalui media sosial bahwa terdapat Tenaga Kerja Asing (TKA) yang terjangkit wabah virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bekasi.

Bagaimana tanggapan Dinkes Kabupaten Bekasi. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi ternyata membantah hal tersebut.

Pihaknya menegaskan itu merupakan informasi hoax yang cukup disayangkan.

Virus Corona Bisa Sembuh dengan Obat Anti Malaria, Ini Salah Satu Obat Anti Malaria di Indonesia

"Info itu hoax, di Kabupaten Bekasi tak ada TKA yang terjangkit virus corona. Semua dinyatakan sehat," ujar Kepala Dinkes Kabupaten Bekasi Sri Enny kepada Wartakota saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2020).

Dia juga memberikan penjelasan dan membenarkan terkait kabar karantina 14 pekerja asing akibat virus Corona (Covid-19).

“Jadi kalau 14 TKA dikarantina itu benar karena memang mereka ini baru melakukan perjalanan ke Tiongkok tapi sekarang sudah boleh kembali beraktivitas di luar, setelah masa inkubasi,” tegasnya.

Dinkes Kabupaten Bekasi pun meminta pada pihak perusahaan untuk mengkarantina mereka di tempat tinggalnya masing-masing serta memantau perkembangan kesehatan secara berkala.

Aliansi Masyarakat Peduli Wuhan Menyalakan Sejumlah 2020 Lilin Terkait Virus Corona di Pantai Maju

Para penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan tidak negatif virus corona keluar setelah menjalani karantina, di Terminal Daikoku Pier Cruise di Yokohama, Jepang, Rabu (19/2/2020). Setidaknya 500 penumpang diizinkan keluar setelah dikarantina selama 14 hari, menyusul kabar terdapat 542 penularan positif corona di dalam kapal tersebut.
Para penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan tidak negatif virus corona keluar setelah menjalani karantina, di Terminal Daikoku Pier Cruise di Yokohama, Jepang, Rabu (19/2/2020). Setidaknya 500 penumpang diizinkan keluar setelah dikarantina selama 14 hari, menyusul kabar terdapat 542 penularan positif corona di dalam kapal tersebut. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU)

Pihaknya juga telah membuat surat edaran terhadap perusahaan di Kabupaten Bekasi, apabila ada TKA yang baru datang dari luar negeri untuk proaktif melapor.

Sri menerangkan pihaknya juga sudah meninjau ke sejumlah perusahaan yang memperkejakan TKA. Jika ditotal yang diperiksa TKA berkisar 100 lebih pekerja dan kondisinya sehat.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved