Breaking News:

Viral Ashraf Sinclair Meninggal Dunia karena GERD. Apakah Benar atau Hoaks?Berikut Penjelasan Dokter

Viral Ashraf Sinclair dikabarkan meninggal dunia dikarenakan GERD. Apakah info tersebut benar atau hoaks? Berikut penjelasan dokter

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Mohammad Anthony John Sinclair, ayah almarhum Ashraf Sinclair, membawa foto mendiang putranya setibanya di komplek pemakaman San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, Selasa (18/2/2020) sore. 

Menurutnya, GERD sebenarnya termasuk penyakit kronis, jika penyakit berlanjut memang bisa menyebabkan gangguan pada paru-paru.

Namun, GERD sendiri tidak bisa menyebabkan terjadinya kematian langsung.

GERD merupakan suatu kondisi naiknya asam lambung atau gastroesofagheal reflux disease (GERD).

"Sebenarnya ada 2 gejala utama GERD yaitu nyeri dada dan bisa merasakan rasa panas di dada seperti terbakar (heart burn) biasanya nyeri dada ini diikuti juga dengan mulut pahit karena ada asam yang naik," ujar Ari.

Penyebab GERD

Gerd dapat menyebabkan berbagai komplikasi.

Hal ini terjadi karena asam lambung atau isi lambung yang naik dapat menyebabkan luka pada dinding dalam kerongkongan.

"Awalnya hanya perlukaan, luka yang terjadi bisa makin meluas dan bisa menyebabkan penyempitan dari kerongkongan bawah," kata dia.

Bahkan, GERD dapat menyebabkan terjadinya perubahan struktur dari dinding dalam kerongkongan, di mana menyebabkan penyakit Barrett's yang merupakan lesi pra kanker.

Selain itu, asam lambung yang tinggi dapat menyebar ke gigi (erosi dental), tenggorokan (faringitis kronis), sinus (sinusitis), pita suara (laringitis), saluran pernapasan bawah (asma), bahkan sampai paru-paru (fibrosis paru Idiopatik).

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved