Berita Video
VIDEO: 72 Meter Kubik Sampah Telah Diangkut Dari Pintu Air Manggarai
Ia menjelaskan, sampah-sampah tersebut terbawa oleh arus air kiriman sejak pukul 15.00 WIB.
Hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan kota sekitarnya hingga permukaan air di aliran sungai meluap.
Pantauan Wartakotalive.com di Pintu Air Manggarai, ketinggian muka air telah mencapai 765 sentimeter (cm) dengan status siaga 3 atau waspada.
Hal itu dikarenakan kiriman air dari hulu kali yakni Bendung Katulampa yang telah tiba di Pintu Air Manggarai.
Namun, kiriman air itu dibarengi dengan sampah-sampah yang terbawa arus air hingga tertahan di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat.
Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Rohmat menuturkan pihaknya telah mengangkut 72 meter mubik sampah dari permukaan air di Pintu Air Manggarai.
"Untuk sementara kita sudah angkut delapan truk (sampah). Satu truk sekitar ukuran sembilan meter kubik, berarti sekitar 72 meter kubik (sampah)," katanya saat ditemui di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).
Ia menjelaskan, sampah-sampah tersebut terbawa oleh arus air kiriman sejak pukul 15.00 WIB.
Jenis sampah yang mendominasi masih berupa batang pohon, kayu, bambu dan beberapa jenis sampah plastik maupun alat rumah tangga.
"Kalau untuk sampah dari kiriman ini sudah biasa bambu, kayu, styrofoam banyak juga. Cuman alat rumah tangga belum kelihatan, baru kasur saja. Biasanya ada kulkas, tv, tabung ga, tapi sekarang belum ada, baru kasur-kasur saja," jelasnya.
Sementara itu, sampah-sampah tersebut bakal dibawa terlebih dahulu ke tempat penampungan sampah (TPS) yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan Jakarta Timur sebelum dibawa menuju tempat pembuangan Bantargebang, Bekasi. (m23).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tinggi-muka-air-di-pintu-air-manggarai-pada-k.jpg)