MIRIS, Ruang Terbuka Hijau di Kota Bekasi Tinggal 15 Persen dari Luas Wilayah

Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bekasi kini hanya tinggal 15 persen saja dari luas wilayah.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kepala Bidang Pengendalian Ruang pada Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi, Azhari. 

Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bekasi kini hanya tinggal 15 persen saja dari luas wilayah.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Ruang pada Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi, Azhari kepada awak media, pada Kamis (20/2/2020).

Azhari menerangkan, sesuai peraturan undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang Tata Ruang, kewajiban ketersediaan RTH di tiap kota/kabupaten itu sebesar 30 persen dari luas wilayah.

Pertahankan Ruang Terbuka Hijau, Warga Komplek Pluit Putri Sesalkan Gembok Lahan Dibongkar

"Memang berat si, tapi kita terus berusaha agar persentase RTH terus meningkat," jelas dia.

Meningkatkan jumlah penduduk dan pembangunan membuat Pemkot Bekasi kesulitan dalam membebaskan lahan untuk membangun RTH.

RTH yang ada saat ini, hanya di area pengembang perumahaan, jalur sempadan sungai maupun taman kota milik pemkot.

Berkonsep Forest City, Ketua Bappenas: 50 Persen Kawasan Ibu Kota Baru Ruang Terbuka Hijau

"Lokasi-lokasi itu jadi agenda prioritas kita untuk dijadikan RTH. Termasuk kita berusaha menambah luas taman kota," jelas dia.

Azhari menambahkan peran dari swasta dalam peningkatan jumlah RTH juga sangat dibutuhkan.

Pemkot Bekasi juga membebankan kepada pengembang perumahan atau kawasan properti untuk menyiapkan RTH di areanya.

Pertumbuhan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bekasi Melambat, Ini Penyebabnya

"Semua pengembang patuh, karena itu jadi aturan kita, sepanjang dia (pengembang) enggak ada RTH kita tidak akan berikan izin," imbuh dia.

Kendala lain, Azhari menambahkan ialah minimnya anggaran yang dimiliknya untuk melakukan pembebasan lahan untuk perluasan area RTH.

"Peningkatan RTH agar cepat memang harus lakukan pembebasan lahan buat jadi RTH. Tapi anggaran kami kan terbatas, sehingga kita bertahap sedikit-sedikit," papar dia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved