Pilkada Depok 2020

KEOK, Calon Wali Kota Depok dari Jalur Independen Terpaksa Mundur karena Kecilnya Dukungan Warga

Yurgen Sutarno-Reza Zaki terpaksa terdepak dari kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Kota Depok sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Depok.

Wartakotalive/Vini Rizki Amelia
Yurgen dan Zaki saat deklarasikan diri maju Pilkada Depok 2020 lewat jalur independen di kawasan Margonda, Beji, Depok, Senin (23/12/2019) 

Seakan tak menyerah, Yurgen-Reza pun mencoba membuka pintu bagi partai politik yang ingin meminang mereka untuk berjuang pada Pilkada yang direncanakan digelar pada September mendatang.

Menurutnya, Depok memerlukan gagasan baru untuk menangani persoalan pendidikan, kesehatan, kemacetan lalu lintas, pengangguran, pengelolaan sampah, transparansi anggaran dan berbagai masalah lainnya.

"Kita tidak bisa menunggu lagi, kami mengajak seluruh warga untuk #BenerinDepok2020!" katanya.

Sebelumnya, pada saat mendeklarasikan diri maju independen pada Desember lalu, Yurgen-Reza yakin bisa mengumpulkan dukungan sesuai ketentuan KPU.

 Ridwan Kamil: Saya Sudah Perintahkan Dinas Pendidikan Pecat Guru Pukul Siswa

"Waktu dua bulan dalam dunia politik itu adalah waktu yang cukup panjang. Kami yakin kami mampu mencapai itu," ujar Yurgen saat deklatasi pada Desember lalu.

Nyatanya, mantan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini tak sanggup lagi untuk melanjutkan perjuangannya meski telah menyebar 426 relawan di 11 Kecamatan dan 49 Kelurahan di Kota Depok.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved