Pilkada Depok 2020

KEOK, Calon Wali Kota Depok dari Jalur Independen Terpaksa Mundur karena Kecilnya Dukungan Warga

Yurgen Sutarno-Reza Zaki terpaksa terdepak dari kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Kota Depok sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Depok.

KEOK, Calon Wali Kota Depok dari Jalur Independen Terpaksa Mundur karena Kecilnya Dukungan Warga
Wartakotalive/Vini Rizki Amelia
Yurgen dan Zaki saat deklarasikan diri maju Pilkada Depok 2020 lewat jalur independen di kawasan Margonda, Beji, Depok, Senin (23/12/2019) 

Yurgen Sutarno-Reza Zaki terpaksa terdepak dari kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Depok 2020 mendatang.

Pasalnya, Yurgen Sutarno-Reza Zaki tak mampu memenuhi persyaratan dari KPU sebagai calon perseorangan atau independen.

Hal itu sesuai dengan ketentuan Pasal 41 ayat 2 UU Nomor 10 Tahun 2016 yang mengharuskan bakal pasangan calon perseorangan mengumlilkan dukungan 6.5 persen dari jumlah DPT di Kota Depok atau sebesar 85.107.

Jumlah minimun itu pun harus tersebar minimal di enam kecamatan berupa KTP warga dan juga formulir dukungan.

Sementara Yurgen-Reza, dari perjuangan selama tiga bulan terakhir hingga 18 Februari, hanya mampu mengumpulkan KTP dan formulir dukungan sebanyak 69.037.

 Kerinduan Terus Menggebu, Bunga Citra Lestari Tak Kuat dan Datangi Lagi Makam Suami

 HANYA Beberapa Menit Sebelum Ashraf Sinclair Meninggal Dunia, BCL Posting Lagu Soulmate di Ig Storie

 Usai Viral Gendong Pria Terserang Jantung Bripka Sigit Dipanggil Kapolres, Ada Apa?

 Dalam Sidang, Rey Utami Sebut Barbie Kumalasari Suruh Galih Bicara Soal Ikan Asin

Sedangkan batas waktu penyerahan syarat bakal calon perseorangan hanya sampai 23 Februari 2020.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Warta Kota, Yurgen-Reza mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh relawan yang telah bekerja keras.

"Kami juga berterima kasih kepada seluruh warga Depok atas segala doa dan dukungan hingga kami mampu bergerak sampai hari ini," kata Yurgen seperti dikutip dari keterangan rilis yang diterima Warta Kota, Kamis (20/2/2020).

"Dengan ini, kami menghentikan pencalonan kami dari jalir independen, namun ini bukan akhir," kata Yurgen.

 Komisi E DPRD DKI: Kadis Kebudayaan Terlalu Arogan soal Rekomendasi Formula E di Monas

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved