Bisnis

Ratusan Peserta Workshop UEP KUBE Naik Kelas Jakarta Utara Diajarkan Manajemen Digital

Sejumlah nara sumber berkompeten di bidang pembuatan website, manajemen digital dan lain-lain dihadirkan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman...

Ratusan Peserta Workshop UEP KUBE Naik Kelas Jakarta Utara Diajarkan Manajemen Digital
Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Pemberian sertifikat kepada peserta Workshop Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Naik Kelas di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (19/2/2020). 

"Usaha yang dilakukan sudah bisa memberikan pekerjaan kepada tetangga, itu yang dinamakan naik kelas. Bisa membuka lapangan pekerjaan baru untuk mengatasi kemiskinan..."

SEBANYAK 150 pelaku usaha mengikuti kegiatan Workshop Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Naik Kelas di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (19/2/2020).

Kepala Seksi Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Suku Dinas Sosial Jakarta Utara Nurlaela mengatakan peserta merupakan perwakilan dari 6 kecamatan di Jakarta Utara.

Sejumlah nara sumber berkompeten di bidang pembuatan website, manajemen digital dan lain-lain dihadirkan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para peserta.

Kirim Surat ke Provinsi Jawa Barat, Disdik Kota Bekasi Minta Oknum Guru Pukul Siswa Ditindak Tegas

Ini Daftar Nama Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP di Pilkada 2020

Menengok Perbedaan Suzuki XL7 dengan All New Ertiga, Spesifikasi Lengkap, Varian, dan Harganya

"Mereka ini pernah ikut pelatihan tata boga dan akan ditingkatkan pengetahuannya seputar manajemen digital. Dengan harapannya bisa meningkatkan kreativitas dan daya saing UMKM," ungkap Nurlaela.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan kegiatan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang konsultasi untuk bisa memperluas jaringan.

"Antar peserta juga bisa saling kenal dan mempromosikan produk unggulannya masing-masing. Apalagi era digital seperti sekarang jadi peluang mengembangkan usaha," jelas Ali.

Menurut Ali, dengan adanya home industri akan membuka lapangan pekerjaan baru. Sehingga kedepannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Usaha yang dilakukan sudah bisa memberikan pekerjaan kepada tetangga, itu yang dinamakan naik kelas. Bisa membuka lapangan pekerjaan baru untuk mengatasi kemiskinan," katanya.

Ikut pelatihan tata boga

Seorang peserta Ida (61) mengaku terbantu dengan adanya pelatihan dari Dinas Sosial DKI Jakarta.

Ida mengikuti pelatihan tata boga saat bergabung dengan UEP KUBE tahun 2019.

Ida menggunakan merk Ling untuk memasarkan jamu dan keripik singkong balado. Satu botol jamu harganya Rp 10 ribu dan satu bungkus keripik singkong balado hanya Rp 2 ribu.

"Banyak ilmu yang saya dapatkan dan langsung diterapkan. Produk saya ini suka dipesan untuk pengajian, arisan dan acara-acara lainnya," kata peserta dari Kecamatan Pademangan itu. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved