Pilkada Kota Depok

Maju Lagi atau Tidak di Pilkada Depok 2020, Wali Kota Depok Mohammad Idris Bilang Begini

Hingga saat ini sudah dua kubu parpol yang mendeklarasikan diri untuk berkoalisi yakni PDIP-Gerindra serta koalisi PPP, PAN, Partai Demokrat, dan PKB.

Maju Lagi atau Tidak di Pilkada Depok 2020, Wali Kota Depok Mohammad Idris Bilang Begini
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat memberikan keterangan kepada wartawan di kawasan Margonda, Pancoran Mas, Depok, Selasa (18/2/2020). 

"Kalau saya kan tergantung masyarakat, kalau masyarakat mau memilih saya, ya nanti saya siap untuk maju. Dari mana saya tau, ya dari hasil survei nanti..."

MENGHADAPI Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok, semua partai politik (parpol) tengah bersiap-siap dengan menjalin komunikasi dan kekuatan.

Hingga saat ini, sudah dua kubu parpol yang mendeklarasikan diri untuk berkoalisi yakni PDIP-Gerindra dan Depok Tertata (Tertib, Taat, dan Takwa) yang berisikan empat partai yakni PPP, PAN, Partai Demokrat, dan PKB.

Sedangkan PKS yang menjadi incumbent dalam kepemimpinannya di ranah eksekutif, masih sendiri dan belum memastikan akan merapat ke mana.

Dijadikan Ban Serep oleh PKS di Pilkada Depok, Meski Sebut Wajar Wali Kota Depok Minta Klarifikasi

Tetap Kukuhkan Tiga Bakal Calon Wali Kotanya, PKS Sebut Mohammad Idris Hanya Jadi ‘Ban Serep’

Presiden PKS Akui Idris Abdul Shomad Hanya Ban Serep di Pilkada Depok, Diusung Lagi Kalau Kepepet

Sementara Partai Golkar, belum lama ini mulai menentukan arah untuk mendekati PKS meski belum pasti untuk berkoalisi.

Namun, dari semua parpol itu, baru PKS lah yang mengumbar bakal calonnya untuk dijagokan dalam Pilkada yang rencana digelar pada September mendatang.

Tak tanggung-tanggung, tiga nama bakal calon langsung digaungkan. Nantinya, dari tiga nama itu akan dikerucutkan menjadi satu nama untuk di daftarkan ke KPU Kota Depok.

Ketiganya adalah Imam Budi Hartono, Teuku Farida Rachmayanti, dan Hafid Nasir.

Lalu, bagaimana dengan Wali Kota Depok Mohammad Idris sebagai petahana? Sebab, dari sekian koalisi parpol yang sudah terbentuk, tak ada nama Idris di dalamnya sebagai bakal calon wali kota.

"Kalau saya kan tergantung masyarakat, kalau masyarakat mau memilih saya, ya nanti saya siap untuk maju. Dari mana saya tau, ya dari hasil survei nanti," tuturnya kepada wartawan saat ditemui di kawasan Margonda, Pancoran Mas, Depok, Selasa (18/2/2020).

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved