Kesehatan

Ashraf Sinclair Meninggal Kena Serangan Jantung, Ini Gejala Ringan yang Sering Diabaikan

Sering kali kita mendengar seseorang secara tiba-tiba terkena serangan jantung padahal sebelumnya ia terlihat sehat dan bugar.

Penn Medicine
Ilustrasi seorang pria yang memegang dada sebelah kiri menahan rasa nyeri di jantung. 

Menurut dr. Johannes Gho, dokter spesialis jantung di University Medical Center Utrecht, mengatakan bahwa setiap satu dari empat orang yang mengalami serangan jantung akan mengalami kegagalan jantung di kemudian hari.

Berdasarkan World Congress on Acute Heart Failure dari 24.745 yang telah mengalami kejadian serangan jantung pertama, sebanyak 25% dari angka tersebut mengalami gagal jantung dalam kurun waktu empat tahun.

Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa setiap sepuluh tahun setidaknya kejadian gagal jantung meningkat hingga 45%.

Dampak dari serangan jantung pertama adalah merusak jaringan jantung hingga meninggalkan bekas luka. Jaringan yang rusak tersebut mengganggu kerja jantung, menyebabkan ritme jantung tidak normal (aritmia). Sehingga jantung dipaksa untuk bekerja lebih cepat dan memompa darah lebih cepat. Ketika jantung sudah ‘lelah’ dan tidak mampu lagi memompa darah, maka yang akan terjadi kemudian adalah jantung berhenti bekerja dan terjadilah  gagal jantung.

Bagaimana cara mendeteksi serangan jantung mendadak?

Serangan jantung mendadak dapat dideteksi dengan cara melakukan pemeriksaan medis secara rutin seperti, electrocardiogram (ECG) yang dapat memonitor ritma dan detak jantung dan echocardiography yang berguna untuk melihat fungsi kerja jantung bekerja baik atau tidak.

Namun pemeriksaan tersebut hanya dianjurkan untuk pasien yang memang membutuhkan, seperti pasien yang sudah diketahui terkena penyakit jantung.

Oleh karena itu, untuk mencegah serangan jantung, lebih baik melakukan pola hidup sehat dan tidak mengabaikan gejala-gejala ringan yang mengganggu.

Bagaimana serangan jantung yang selanjutnya dapat dicegah?

Tujuan utama setelah mengalami serangan jantung adalah berusaha untuk menjaga jantung tetap sehat dan dapat menurunkan risiko dari serang jantung lanjutan.

Usaha yang dapat Anda lakukan yaitu dengan cara tetap melakukan kontrol ke dokter, meminum obat dan melakukan pemeriksaan yang dianjurkan, dan mengubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat.

Penulis: Dian Anditya Mutiara
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved