Breaking News:

Berita Tangerang

AKHIRNYA Pemkot Tangerang Cairkan Gaji Guru setelah Diancam Demo Besar-besaran

Guru honorer Kota Tangerang rencananya pada Selasa (18/2/2020) ini akan menggelar aksi demonstrasi skala besar.

MUHAMMAD AZZAM
Ilustrasi: Demo guru honorer di depan kantor Kabupaten Bekasi beberapa pekan lalu. 

"Sudah dua bulan kita belum terima gaji," ujar Aqila satu dari guru honorer di Kota Tangerang, Senin (17/2/2020).

Ia pun sangat menyayangkan dengan kejadian ini.

Dirinya berharap agar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dapat lebih memperhatikan kesejahteraan para guru.

 Ridwan Kamil: Saya Sudah Perintahkan Dinas Pendidikan Pecat Guru Pukul Siswa

"Tolong diperhatikan juga kesejahteraan guru honor Pak Wali. Ini belum digaji-gaji, keringat sampai kering lagi," ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Masiati membenarkan mengenai adanya persoalan ini.

Kendati demikian Masiati belum mau memberikan penjelasan secara detail terkait masalah tersebut.

"Penyebabnya ceritanya agak panjang. Tapi untuk gaji Januari dan Februari ini segera akan ditransfer ke rekening masing - masing," kata Masiati.

 Sudah Tiga Hari Ditahan Polisi, Gaya Rambut Lucinta Luna Berubah

Rumini Mantan Guru Honorer Kini Kesulitan Uang

Malang nian nasib Rumini (44), mantan guru honorer SDN Pondok Pucung 2 Tangerang Selatan ini.

Ia kesulitan ekonomi karena menganggur setelah membongkar dugaan praktik pungutan liar atau pungli di sekolahnya itu.

“Sekarang saya nganggur setelah dipecat dari sekolah.

"Sudah dua bulan saya tidak dapat kerjaan,” ujar Rumini kepada Wartakotalive.com, Kamis (29/8/2019).

 Mencari Keadilan, Karen Pooroe Siap Otopsi Jenazah Zefania Carina? Ini Penjelasannya

Dirinya menyebut semakin sulit mencari pekerjaan setelah membongkar dugaan praktik pungli itu.

Bahkan ia merasa terasing jika mendaftar sebagai guru di tiap-tiap sekolah.

“Saya sudah ngelamar, tapi dicuekin. Mereka malah ketakutan kalau saya ngajar di sekolah.

"Langsung ditolak aja lamaran saya, karena semua kan pada tahu kalau saya yang bongkar kasus pungli,” ucapnya.

Sudah menganggur lama, Rumini pun kesulitan dalam segi keuangan.

Untuk biaya makan dan kehidupan sehari-hari saja susah.

 TERUNGKAP, Syifa Hadju Ternyata Masih Simpan Kalung Emas Pemberian dari Angga Yunanda

“Sehari-hari untuk makan saya dibantu sama saudara-saudara. Pergi ke rumah nenek di Bengkulu sambil nunggu putusan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany soal pungli ini,” kata Rumini.

Rumini buka suara soal dugaan pungli iuran les komputer dan pembelian buku.

Menurutnya orang tua murid harus membayar selama anaknya sekolah di situ.

Inspektorat Tangerang Selatan pun membeberkan hasil penyelidikan terkait kasus tersebut.

Hasilnya memang terbukti bahwa sekolah ini telah melakukan pungli.

 Dalam Sidang, Rey Utami Sebut Barbie Kumalasari Suruh Galih Bicara Soal Ikan Asin

Tantang Airin

Rumini pun berharap agar Airin Rachmi Diany berani memberantas praktik korupsi tersebut.

“Ibu Wali Kota berani enggak membongkar terang-terangan pungli di Tangsel ini. Harusnya sesuai dengan janji kampanyenya dong,” ujar Rumini ditemui Rabu (28/8/2019).

Dirinya menyinggung soal slogan Kota Tangerang Selatan yakni Cerdas, Modern dan Religus.

 Anak Karen Pooroe Jatuh dari Balkon Apartemen dan Meninggal Dunia, Diduga Saat Main Hujan

Rumini menyebut di akhir masa jabatan sebagai Wali Kota, Airin harus dapat menyelesaikan praktik busuk ini.

Hal itu dilakukan agar pungutan liar tidak terjadi turun temurun di Tangerang Selatan.

“Dia (Airin) kan Wali Kota sudah dua periode di Tangsel.

"Di akhir jabatannya ini berani tidak membongkar praktik pungli itu.

"Ini kan sudah jelas secara kasat mata, tanpa harus ditutupi,” kata Rumini. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved