Breaking News:

Berita Depok

Tahun Ini Depok Siap Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik untuk Berbelanja

Tahun ini, warga Depok harus siap-siap untuk menyediakan tempat atau wadah seperti tas misalnya setiap kali berbelanja.

ylki
Ilustrasi diet kantong plastik kresek 

Kebijakan larangan penggunaan kantong plastik di Jakarta terus mendapatkan dukungan.

Gubernur DKI, Anies Baswedan diminta, konsisten menjalankan Peraturan Gubenur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019.

Peraturan itu tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

Anggota Komisi B DPRD DKI, Ichwanul Muslimin minta Gubernur Anies tak perlu ikut berpolemik oleh segelintir orang yang terus mempersoalkan kebijakan penggunaan sampah satu kali pakai.

Sekarang, ujar Anul, lebih baik Pemprov DKI gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat.

’’Masyarakat mesti dibiasakan, tidak menggunakan kantong plastic. Efeknya, tidak sekarang. Tapi ini jangka panjang menjaga lingkungan,’’ kata Anul -- sapaan akrab Ikhwanul Muslimin di DPRD DKI, Jumat (10/1/2020).

Dia menjelaskan, sampah plastic bukan berasal dari senyawa biologis, tetapi memiliki sifat sulit terdegradasi atau hancur.

Bahkan, hancurnya plastic membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun baru hancur secara sempurna.

’’Saya juga usulan, agar Pemprov juga buatkan regulasi penggunaan plastic organik,’’ jelas dia.

Karena itu, dia politikus Partai Gerindra itu menegaskan, Anies tidak perlu ragu adanya protes dari pengusaha ritel atau pelaku usaha yang bergantung dengan plastik.

Semestinya, kata Anul, mereka harus bisa membiasakan dengan kantong sekali pakai.

’’Bagaimana penyediaan pengganti kantong plastik. Pelaku usaha harus siapkan itu. Bisa siapkan goodie bag atau apa pub, kantong ramah lingkungan,’’ jelas dia.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI mengungkapkan, efek dari sampah plastic bisa mencemari tanah, air, laut, dan bahkan udara.

Apalagi, ujar Anul, ada racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.

’’Di Jakarta, air masuk ke tanah harus cepat. Nah, kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah"

"Saya sudah sampaikan diawal. Ini menjaga lingkungan untuk jangka panjang,’’ urainya.

Dia menjelaskan, pasal 5 dalam Pergub Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan.

Pasal itu menyatakan larangan tersebut diberlakukan di tempat perbelanjaan seperti toko, swalayan, dan pasar rakyat.

"Tempat perbelanjaan itu harus menggunakan kantong ramah lingkungan. Ini mesti ada pengawasan"

"Artinya, koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus berjalan. Saya katakan harus dibiasakan"

"Nanti, lama-lama juga warga terbiasa,’’ tandas Anul. (FAF/CC)

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved