Stasiun MRT Bakal Dibangun di Tenggara Monas

Stasiun bawah kereta Mass Rapid Transit (MRT) bakal dibangun di sisi tenggara Monumen Nasional, Jakarta Pusat pada Maret 2020 mendatang.

MRT Jakarta
Stasiun MRT Jakarta akan dibangun di tenggara Monas mulai Maret 2020. 

Stasiun bawah kereta Mass Rapid Transit (MRT) bakal dibangun di sisi tenggara Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Maret 2020 mendatang.

Di bagian atasnya, PT MRT Jakarta akan membuat taman sehingga keberadaan stasiun tidak menghilangkan ruang terbuka hijau (RTH) yang ada di kawasan setempat.

“Di atas permukaan itu akan dibuat penghijauan kembali. Tidak akan seperti keliatan ada stasiun, karena semuanya ada di bawah tanah,” kata Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pada Senin (17/2/2020).

Dikerjakan Mulai Awal Maret 2020, Pembangunan MRT Fase 2 Kelar Setelah Jokowi Tak Lagi Jadi Presiden

Meski MRT akan membangun pintu masuk penumpang menuju stasiun, namun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta itu memastikan tidak akan menghalangi pemandangan ke arah Monas. Sebab tim perancang telah membuat desain yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Desain telah dibuat sedemikian rupa sehingga tidak akan menggangu pandangan ataupun visual dari Monas itu sendiri,” ujarnya.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menambahkan, pembangunan jalur MRT Fase 2-A ruas Bundaran HI-Kota tidak akan menggangu jalan utama.

Jelang MRT Festival, Fashion Rocks 2020 Ajak Kaum Urban Nikmati dan Pakai Fasilitas Umum di Jakarta

Contohnya ketika pembangunan di Jalan Gajah Mada, pihaknya akan membangun dek di atas sungai Ciliwung sehingga kendaraan bisa melintas di dek tersebut.

“Seminimal mungkin proses yang menyebabkan kemacetan lalu lintas kita akan lakukan,” kata William.

Hal itu dikatakan William setelah berkaca dari pengalaman pembangunan jalur MRT Fase 1 ruas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

Viral Peragaan Busana di MRT yang Diprotes Penumpang, Ini Penjelasan MRT dan Permohonan Maaf

Pengerjaan infrastruktur di sana menganggu penggguna jalan, bahkan bila dilihat dari bagian atas arus lalu lintas seperti huruf S atau ular.

“Belajar dari situasi itu maka Fase 2 kami hindari, dan itu kenapa kami lakukan perencanaan dengan hati hati. Sosiliasi edukasi yang lebih lengkap kita akan sampaikan kepada masyarakat saat pembangunan ini berjalan,” ungkapnya.

PT MRT Jakarta akan membangun jalur MRT Fase 2-A dengan panjang 5,8 kilometer dari Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat pada Maret 2020.

Pemprov DKI Jakarta Proyeksi Perusahaan MRT dan KAI Mampu Kurangi Subdisi Transportasi

Pekerjaan dimulai dari paket CP 201 dengan konstruksi lintasan Bundaran HI sampai Sarinah sepanjang 2,8 kilometer beserta Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.

Nilai proyek CP 201 ini menelan biaya sekitar Rp 4,5 triliun dari dana pinjaman negara Jepang.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved