Kasus Bau Ikan Asin

Setelah Dengar Saksi Ahli, Pablo Benua Tak Pernah Mengizinkan Orang Lain Unggah Video Galih Ginanjar

Pablo Benua mengaku tidak pernah mengetahui pengunggah video wawancara Rey Utami dengan Galih Ginanjar.

Setelah Dengar Saksi Ahli, Pablo Benua Tak Pernah Mengizinkan Orang Lain Unggah Video Galih Ginanjar
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Setelah mendengar keterangan saksi di sidang kasus Bau Ikan Asin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020), Pablo Benua dan Rey Utami yakin tidak bersalah dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terhadap pedangdut Fairuz A Rafiq. 

Pablo Benua mengaku tidak pernah mengetahui pengunggah video wawancara Rey Utami dengan Galih Ginanjar.

Saat diunggah ke kanal YouTube Pablo Benua dan Rey Utami, obrolan bersama Galih Ginanjar itu diberi judul Galih Ginanjar Cerita Masa Lalu.

Setelah mendengar keterangan saksi di sidang kasus Bau Ikan Asin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020), Pablo Benua yakin tidak bersalah dalam perkara ini.

Trio terdakwa kasus bau ikan asin, yakni Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020).
Trio terdakwa kasus bau ikan asin, yakni Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020). (Tribunnews.com/Nurul Hanna)

"Keterangan ahli menegaskan bahwa akun YouTube bisa itu diakses oleh admin," kata Pablo Benua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Tugas saya menyiapkan bukti-bukti bahwa video (Galih Ginanjar Cerita Masa Lalu) di upload tanpa izin dan tanpa sepengetahuan saya. Itu jelas sekali," katanya.

Sejak awal, Pablo Benua dan Rey Utami merasa tidak bersalah.

Ini Pengakuan Editor Video Galih Ginanjar Cerita Masa Lalu Didepan Hakim, Pablo Benua Membantah

Merasa Tidak Pernah Dihargai, Barbie Kumalasari Ingin Ceraikan Galih Ginanjar, Benarkah?

Pablo Benua mengaku tidak pernah mengunggah video Galih Ginanjar Cerita Masa Lalu.

"Kenapa saat dilaporkan (ke Polda Metro Jaya) kami sangat pede karena kami merasa nggak bersalah. Kami tidak pernah mengupload video itu," jelas Pablo Benua.

Ia juga tidak pernah mengizinkan seseorang mengunggah video Galih Ginanjar itu.

Tersangka kasus UU ITE dan pencemaran nama baik artis Fairuz A Rafiq yakni Galih Ginanjar (kanan), Rey Utami (kiri), Pablo Benua (tengah), menjalani sidang perdana yang beragendakan pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (9/12/2019). Dakwaan kasus pencemaran nama baik di media sosial dengan kata-kata
Tersangka kasus UU ITE dan pencemaran nama baik artis Fairuz A Rafiq yakni Galih Ginanjar (kanan), Rey Utami (kiri), Pablo Benua (tengah), menjalani sidang perdana yang beragendakan pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (9/12/2019). Dakwaan kasus pencemaran nama baik di media sosial dengan kata-kata "ikan asin" yang melibatkan mantan suami Fairuz A Rafiq tersebut akan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/ama)

Saksi ahli yang dihadirkan dalam sidang Senin ini adalah ahli bidang teknologi informasi dari Binus University, Jakarta.

Sidang kembali digelar, Rabu (19/2/2020), masih mengagendakan keterangan saksi.

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved