Berita Daerah

Penumpang Kepo Arahan Pramugari, Jendela Darurat Pesawat Wings Air Dibuka Berujung Gagal Terbang

MP (30), seorang penumpang pesawat Wing s Air kepo arahan pramugari soal jendela darurat pesawat Wings Air.

Tribunnews.com
Ilsutrasi Wings Air - PMP (30), seorang penumpang pesawat Wings Air kepo arahan pramugari soal jendela darurat pesawat Wings Air. 

43 penumpang Wings Air ATR 72-600 registrasi PK-WHY itu diminta turun dari pesawat kembali ke ruang tunggu penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan.

Menurut Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro, pesawat terlambat terbang 165 menit atau hampir tiga jam.

"Seharusnya mengudara pada 08.15, atas kondisi tersebut mengakibatkan keterlambatan keberangkatan Wings Air dari Balikpapan menuju Malinau 165 menit," katanya.

Akhirnya para penumpang terbang dengan menggunakan pesawat Wings Air yang lain pada 11.00 WITA.

3. Diproses hukum

PMP pun diserahkan pada pihak kepolisian beserta Otoritas Bandar Udara guna pemeriksaan lebih lanjut.

Mengacu Pasal 54 UU Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, tindakan yang dilakukan PMP memiliki konsekuensi hukum.

Sebab, Wings Air mewajibkan seluruh penumpang untuk tak melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan saat di darat serta ketika sedang mengudara.

Dalam Undang-Undang tentang Penerbangan, PMP bisa diberikan hukuman penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.

"Wings Air menegaskan, seluruh operasional pesawat mengutamakan keselamatan dan keamanan," kata Danang.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved