Wali Kota Bima Arya Sugiarto Perjuangkan Kebun Raya Bogor Jadi Warisan Dunia

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akan terus berjuang agar Kebun Raya Bogor jadi warisan dunia.

Wali Kota Bima Arya Sugiarto Perjuangkan Kebun Raya Bogor Jadi Warisan Dunia
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Wali Kota Bogor Bima Arya saat menghadiri talkshow '500 tahun Spirit Konservasi Tumbuhan Batutulis hingga Kebun Raya Bogor' yang digelar di Bentara Budaya Jakarta. 

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyatakan pihaknya tengah fokus dalam menguatkan identitas Kebun Raya Bogor dan membawanya menjadi warisan dunia.

Kebun Raya Bogor jadi warisan dunia?

Namun tentunya itu semua tak terlepas dengan kondisinya saat ini yang menuju kota pusaka, kota cerdas, dan kota hijau.

Hal itu diungkapkan Bima Arya Sugiarto dalam talkshow 500 tahun Spirit Konservasi Tumbuhan Batutulis hingga Kebun Raya Bogor yang digelar di Bentara Budaya Jakarta, Jumat (14/2) sore.

"Kita saat ini sedang fokus berkolaborasi dengan kebun raya, LIPI untuk menguatkan identitas kebun raya dengan kita Bogor, Haritage Kota Pusaka, Smart city dan Green City," kata Bima Arya di Bentara Budaya Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Menurut Bima, jika saat ini Kebun Raya Bogor tengah berjuang agar dokumen nominasi untuk dikirim ke UNESCO pada September 2019 serta sosialiasi kepada publik bahwa Kebun Raya Bogor telah tercantum di dalam Tentative List UNESCO World Heritage Site.

"Kebun raya ini tengah berjuang untuk mendapatkan World Haritage, persyaratannya banyak tapi kami optimis dan berjuang bisa lengkapi itu," katanya.

Selain itu, proses penataan Kebun Raya Bogor ini juga harus singkron dengan Kota Bogor, sehingga kedepan bukan hanya penataam fisik saja yang dilakukan tapi juga penataan sejarah Kebun Raya Bogor itu sendiri.

"Kita ingin tahu betul Kebun Raya Bogor ini 200 tahun atau 1 abad, jangan-jangan sudah lima abad, makannya perlu kolaborasi riset baik Pemkot Bogor, LIPI dan Kebun Raya," paparnya.

Dari segi penataan sendiri Pemerintah Kota Bogor juga terus berusaha melakukan penataan fisik di luar Kebun Raya, dirinya tak ingin penataan ini dapat merusak perkembangan Kebun Raya.

Dilain sisi pihaknya juga terus mengenjot selama dua tahun ini untuk menaturalisasi sungai Ciliwung diantaranya yang membelah Istana dan Kebun Raya itu sendiri.

"Kita sudah punya Perwali untuk cagar budaya artinya titik yang kita jaga akan kita jaga. Berikutnya program naturalisasi sungai ciliwung kita, ini arahnya ke situ juga. Makanya 2 tahun terakhir kita fokus pada naturalisasi Ciliwung, salah satunya ruas yang membelah Istana dan Kebon raya tadi," ungkapnya.

Tak hanya itu, Arya juga mengungkapan akan mendorong berbagai program untuk milenial dapat digelar di Kebun Raya Bogor, sehingga Kebun Raya Bogor tidak hanya sebagai tempat aktifitas olahraga, namun juga akan ada program safari night.

"Kita juga akan membuat event untuk kalangan milenial nanti kita akan koordinasikan lagi dengan dinas pendidikan, sekarang aktifitasnya pengelilingi kebon raya joging atau lari, tapi aktiftas di dalam akan kita dorong, termasuk safari night akan ada juga di dalam," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved