La Liga Spanyol

Vinicius Junior Anak Ajaib Madrid Rayakan Valentine dengan Cara Berbeda

Vinicius Junior merayakan Hari Valentine dengan cara berbeda. Striker Real Madrid tersebut merayakannya dengan menggambarkan semangat valentine.

Vinicius Junior Anak Ajaib Madrid Rayakan Valentine dengan Cara Berbeda
ESPN
Vinicius Junior 

Vinicius Junior merayakan Hari Valentine dengan cara berbeda. Striker Real Madrid tersebut merayakannya dengan menggambarkan semangat valentine.

Dilansir dari managingmadrid.com, anak ajab Madrid tersebut menyatakan bahwa cintanya hanya untuk Madrid.

Meski tersakiti pemain asal Brasil tersebut tak ingin pindah ke lain hati walaupun dengan status pinjaman. Vinicus dikabarkan akan dipinjamkan ke Paris Saint-Germain (PSG) dengan opsi permanen.

Vinicius Junior
Vinicius Junior (ESPN)

"Saya tidak pernah mempertimbangkan untuk meninggalkan Madrid dan saya tahu bahwa di sepak bola, segala sesuatu berpeluang setiap menit. Saya tidak pernah memikirkan hal itu, selalu berpikir untuk tetap, memberikan yang terbaik dan terus bermain dengan para pemain terbaik dunia. Tidak ada yang lebih baik dari itu dan saya tahu bahwa bergabung dengan klub lain berarti mengurangi kualitas sesi pelatihan dan permainan keseluruhan," tandas Vinicius.

Vinicius yang dibeli dari Flamengo senilai 45 juta euro pada musim lalu tersakiti lantaran kerap menjadi pemain cadangan.

Tercatat dia hanya tampil 15 kali dan mencetak satu gol di La Liga Spanyol 2019-2020. Dari 15 laga tersebut Vinicius hanya enam kali masuk starting eleven.

Meski demikian dia memberikan kejutan di Liga Champions. Dia mencetak gol perdananya di ajang kompetisi sepak bola tertinggi di Eropa tersebut.

Vinicius mencetak gol saat Madrid menang 3-1 atas Club Brugge di kualifikasi Grup A Liga Champions. Hal itulah yang membuat Vinicius menguatkan dirinya berlabel anak ajaib Los Blancos, julukan Madrid.

Sebelumnya Madrid tertarik meminang Vinicius lantaran kemampuan briliannya dalam menggiring bola. Kemampuannya tersebut membuat Vinicius banyak mencetak gol bersama Flamengo.

Tapi, bersama Madrid pemain berusia 19 tahun itu kesulitan mencetak gol walaupun mampu melewati beberapa pemain lawan.

Ternyata hal tersebut bukan lantaran kemampuannya yang menurun, melainkan kesalahan Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, yang menempatkan sebagai pemain sayap.

Meski menderita Vinicius tetap berjuang keras untuk cepat beradaptasi. Hal itu dilakukannya demi cintanya kepada Los Blancos.

"Dua musim saya simpan penderitaan ini. Di Flamengo saya menjadi striker, tapi di Madrid saya di tempatkan sebagai pemain sayap kanan. Berbeda bila saya di sayap kiri. Ini membuat saya menjadi lebih sulit dalam mencetak gol. Saya mulai membaik, karena mendapat dukungan dari rekan setim. Terutama mereka yang selalu berhasil mencetak gol," tutur Vinicus.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved