Sebanyak 28 RW di Jakarta Utara Jadi Percontohan dalam Pengelolaan Sampah

Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara akan bekerja sama dengan tim dari kecamatan dan kelurahan untuk menyukseskan program tersebut.

Sebanyak 28 RW di Jakarta Utara Jadi Percontohan dalam Pengelolaan Sampah
Dok. Kominfotik Jakarta Utara
Bank sampah di wilayah Kelurahan Rusun Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, ubah sampah daun menjadi pupuk kompos organik. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menetapkan 28 RW di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara menjadi lokasi dari percontohan pengelolaan sampah.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Achmad Hariyadi, mengatakan hal ini dilakukan sebagai upaya dalam mewujudkan wajah baru pengelolaan sampah DKI Jakarta.

“Sehingga nantinya sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang bisa berkurang secara signifikan,” jelasnya, Jumat (14/2/2020).

Bupati Bekasi Harapkan Pers Berikan Pemberitaan Yang Membangun

Biro Kepala Daerah DKI Tak Tahu Kesalahan Naskah dalam Surat Anies kepada Setneg

Selanjutnya, dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara akan bekerja sama dengan tim dari kecamatan dan kelurahan untuk menyukseskan program tersebut. “Unsur lainnya juga kita gandeng seperti Karang Taruna, Posyandu, Kder Jumantik, dan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK),” kata Hariyadi.

Sementara, Asisten Pemerintahan Jakarta Utara, Abdul Khalid, mengatakan, pemilihan 28 RW itu hanya upaya percontohan untuk seluruh RW di Jakarta Utara. Kedepan para pengurus RW dan jajarannya juga harus mampu membina warga untuk bergerak mengelola sampah yang dimulai dari setiap rumah.

Usai Dilantik Anies, Pengprov ISSI DKI Akan Perbanyak Event Balap Sepeda di Jakarta

Kelahiran Claire Herbowo, Buah Kesabaran Shandy Aulia dan David Herbowo Selama 9 Tahun Pernikahan

Hingga Tahun 2022, DKI Targetkan Bangun 13.000-an Hunian DP Rp 0

“Jadi di luar 28 RW yang menjadi percontohan ini juga harus mengikuti gerakan pengurangan sampah,” tutur Khalid. Adapun 28 RW itu yakni, tiga RW di Tanjung Priok, lima RW di Sungai Bambu, empat RW di Kebon Bawang, tiga RW di Warakas, tiga RW di Papanggo, enam RW di Sunter Jaya, dan empat RW di Sunter Agung.

Smart City

Sementara, Pemerintah Kota Bekasi akan menerapkan aplikasi smart city tata kelola persampahan. Penerapan itu bekerja sama dengan Waste4Change perusahaan sosial dengan misi memberikan layanan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan program smart city tata kelola persampahan ini akan diterapkan oleh Dinas lingkungan Hidup Kota Bekasi bersama Waste4Change. Hal ini harus segera diaplikasikan sebab pengelolaan sampah sebagai hal yang sangat mendasar. 

“Persoalan sampah, bukan hanya permasalahan di Kota Bekasi tetapi menjadi isu dunia, sehingga sangat penting untuk terus melakukan dorongan untuk mewujudkan tata kelola yang baik, menciptakan terobosan yang betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Tri, Jumat (14/2/2020).

Dukung Transparansi Penerimaan Pajak, Bank DKI Luncurkan Sistem TOSKA

Ramalan Zodiak Sabtu 15 Februari 2020 Scorpio Trik Baru, Gemini Terseret Konflik, Leo Hargai Teman

Punya Pengalaman Pahit di SEA Games 2019, Evan Dimas Sempat Dilarang Berkarier di Sepak Bola

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved