Aborsi Ilegal

Polisi Sebut Tiga Pelaku Klinik Aborsi di Paseban Residivis Kasus Aborsi di Bekasi

Tiga pelaku klinik praktik aborsi ilegal di Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, merupakan residivis kasus praktik aborsi ilegal di Bekasi.

Polisi Sebut Tiga Pelaku Klinik Aborsi di Paseban Residivis Kasus Aborsi di Bekasi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Tiga pelaku klinik praktik aborsi ilegal di Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, merupakan residivis kasus praktik aborsi ilegal di Bekasi. 

MM (dokter), RM (Bidan) dan S yang dibekuk polisi karena membuka klinik praktik aborsi ilegal di Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, merupakan residivis kasus praktik aborsi ilegal di Bekasi, Jawa Barat.

Diketahui, tiga pelaku klinik aborsi residivis kasus aborsi di Bekasi itu diterangkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Selain itu, tiga residivis klinik aborsi tersebut, nekat mempromosikan jasa aborsi di Paseban melalui website

Dalam praktek ini mereka mempromosikan melalui sebuah website.

Polisi Bongkar Klinik Praktik Aborsi Ilegal di Paseban, Dokter, Bidan dan Karyawan Ditangkap

Bayi Hasil Aborsi Ditemukan di Pondok Aren, Polisi Masih Buru Orangtuanya

MENGERIKAN Dokter Melakukan Aborsi pada Pasien yang Keliru yang Mengakibatkan Janin Tidak Tertolong

Pelaku MM bukanlah dokter spesialis kandungan, melainkan hanya dokter umum, namun ia mencari keuntungan akan prakter ilegal tersebut.

"Dia ini memang dokter, pernah menjadi PNS di Riau tetapi karena disersi ngak pernah masuk dipecat, pernah bermasalah juga di Polres abekasi tentang kasus aborsi Bekasi, divonis 3 bulan"

"Juga pernah kasus aborsi pada tahun 2016, jadi setelah bebas kembali lagi," kata Yusri, Jumat (14/2/2020).

Tak hanya itu, MM juga dibantu oleh 2 tersangka lain, dua RM dan SI juga pemain lama yang pernah menjadi residivisi dalam kasus serupa.

Namun dalam klinik ilegal ini keduanya memiliki peran berbeda, Bidan dan karyawan administrasi.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved