Berita Jakarta

Ojol dan PKL di Jalan Gunung Sahari Ditertibkan: Kalau Mau Usir, Usir Semua!

Para pengemudi ojek online (ojol) dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (14/2) ditertibkan

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, ditertibkan, Jumat (14/2/2020). 

"Jadi harus memenuhi standar kelayakan teknis,” jelas Hari.

Menurut Hari, penetapan delapan titik PKL ini akan dikeluarkan dalam waktu dekat.

Nantinya, para PKL akan dikelola oleh Perumda Pasar Jaya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki kompetensi dalam mengelola pasar di Jakarta.

“Untuk aktivitas memasak yang menimbulkan asap dan pembuangan air tidak diperbolehkan."

"Jadi barang yang dijual siap saji (tanpa perlu diolah lagi),” terangnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta sedang menggodok Peraturan Gubernur untuk menata PKL berjualan di atas trotoar.

Saat ini proses tersebut masuk dalam tahap verbal.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho menuturkan, rencana aturan ini akan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Ibu Kota.

"Tentunya secara tata ruang, secara jam berjualan, desain bentuk PKL, secara mekanismenya, itu semua sudah diatur," kata Hari saat dihubungi, Jumat (17/1/2020).

RTRW jadi acuan agar para PKL yang berjualan tidak rusuh, dan tidak meninggalkan bekas jualannya di trotoar.

Halaman
1234
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved