Virus Corona

Liputan Tumpukan Mayat Korban Virus Corona di Wuhan, Jurnalis Cina Mendadak Hilang, Diculik Aparat?

Kabar beredar, adanya seorang jurnalis Cina mendadak hilang setelah liputan tumpukan mayat korban virus corona di Wuhan, Cina.

Liputan Tumpukan Mayat Korban Virus Corona di Wuhan, Jurnalis Cina Mendadak Hilang, Diculik Aparat?
Psychology Today
Ilustrasi - Kabar beredar, adanya seorang jurnalis Cina mendadak hilang setelah liputan tumpukan mayat korban virus corona di Wuhan, Cina. 

Kabar beredar, adanya seorang jurnalis Cina mendadak hilang setelah liputan tumpukan mayat korban virus corona di Wuhan, Cina.

Kabar jurnalis Cina hilang mendadak pasca liputan mayat korban virus corona menumpuk di Wuhan jadi viral di media sosial (medsos).

Banyak yang menduga, jurnalis Cina hilang diculik aparat di Wuhan lantaran jurnalis Cina meliput tumpukan mayat virus corona di Wuhan.

Bahkan, jurnalis Cina menghilang setelah rekam kondisi Wuhan sebenarnya, menyebut tak takut pemerintah.

Citra Satelit Rekam Penampakan Kota Wuhan Cina Merah Menyala, Ada Apa?

Virus Corona Menyebar, Warga Beijing China Belajar Menghapal Sholawat Tibbil Qulub

Antisipasi Virus Corona, Ribuan Awak Kapal Tiongkok Diperiksa KKP Tanjung Priok dalam Radius 4 Mil

Dia adalah Chen Qiushi, seorang pengacara sekaligus citizen journalist berusia 34 tahun.

Dilansir Time.com, Chen termasuk sosok yang menonjol di China.

Ia menentang monopoli yang dikontrol ketat oleh Partai Komunis mengenai informasi.

Chen juga merupakan citizen journalist yang vokal dalam menyiarkan apa pun kabar mengenai kondisi sebenarnya di Wuhan, China.

Berbekal ponsel pintar dan akun media sosial, Chen menceritakan kisahnya dan orang lain dari Wuhan maupun tempat lain di Provinsi Hubei yang terisolasi.

Chen melakukan hal itu di lebih dari 100 pos dari Wuhan, selama dua minggu.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved