Berita Tangerang

KISAH Kepala Sekolah Tangerang, Gadai Laptop Gara-gara Sering Terlambatnya Dana BOS

Satibi mencurahkan perasaan hatinya menjabat sebagai Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Putera Bangsa, Kota Tangerang.

KISAH Kepala Sekolah Tangerang, Gadai Laptop Gara-gara Sering Terlambatnya Dana BOS
Warta Kota/Andika Panduwinata
Satibi mencurahkan perasaan hatinya menjabat sebagai Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Putera Bangsa, Kota Tangerang. 

Satibi mencurahkan perasaan hatinya menjabat sebagai Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Putera Bangsa, Kota Tangerang.

Kegetiran pun dirasakannya ketika penyaluran dana bantuan sekolah (BOS) berlangsung seret dan ia pun terpaksa harus berhutang.

Realita memprihatinkan ini dialami Satibi selama bertahun - tahun. Dirinya meminjam uang agar kegiatan belajar mengajar di sekolahnya itu tetap berjalan.

"Sering terlambatnya dana BOS dari pemerintah pusat itu buat saya ketar-ketir," ujar Satibi saat dijumpai Warta Kota di SMP Putera Bangsa, Kota Tangerang, Kamis (13/2/2020).

Satibi harus memutar otak bagaimana agar operasional sekolah bisa berjalan. Meski anggaran dari pemerintah pun lama pencairannya.

 Polisi Akui Jenis Kelamin Lucinta Luna adalah Perempuan, Berdasarkan Putusan Pengadilan

 Dalam Sidang, Rey Utami Sebut Barbie Kumalasari Suruh Galih Bicara Soal Ikan Asin

 Mahfud MD Beberkan Alasannya Tidak Setuju Pemulangan 660 WNI Bekas Anggota ISIS

 CURHATAN Ririn Ekawati Setelah Suami Meninggal Bukan Cerai, Terima Takdir Pernikahannya Selesai

"Saya harus mementingkan gaji guru, itu hal yang paling utama," ucapnya.

Menurutnya jika para guru tak kunjung diberikan gaji, kegiatan belajar mengajar pun akan tersendat. Dan guru - guru itu enggan mengajar bila upahnya telat diberikan.

"Pusing kan jadinya, kasihan juga guru - guru kalau tidak digaji. Sudah gajinya kecil, eh ini malah terlambat dibayarkan," kata Satibi.

Ia mengaku para guru di SMP Putera Bangsa, Kota Tangerang ini gajinya minim. Hanya sekitar Rp. 150 ribuan saja dalam sebulan.

 TAK Ada Sepatah Katapun Terucap, Hanya Lambaian Tangan dan Isyarat Kegetiran Hidup Lucinta Luna

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved