Breaking News:

Pembunuhan

Kasus Pembunuhan Berencana Ayah dan Anak, Saksi Kakak Korban Sebut Aulia Kesuma Sosok Emosional

DUA eksekutor kasus pembunuhan berencana ayah dan anak kembali menjalani persidangannya di PN Jakarta Selatan dengan agenda mendengarkan saksi.

Wartakotalive.com/M23
Terdakwa Kusmawanto dan Muhamad Nursahid (membelakangi kamera) selaku eksekutor pembunuhan berencana ayah dan anak sedang menjalani sidang di Ruang Sidang 5 Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020) sore. 

"Almarhum cerita, istri saya orang yang emosional. Kalau lagi berantem suka mecah-mecahin barang restoran seperti piring. Mereka kan punya usaha restoran," jawabnya.

Disewa dengan bayaran Rp 500 juta

Diberitakan sebelumnya, kedua terdakwa Agus dan Sugeng merupakan eksekutor yang disewa oleh Aulia Kesuma alias Aulia yang tak lain merupakan istri sekaligus ibu tiri dari para korban.

Sang otak perencana pembunuhan itu menyewa Agus dan Sugeng untuk mengeksekusi kedua korban di kediaman Pupung yang beralamat di Jalan Lebak Bulus I, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kesepakatan harga pun terjadi antara dua eksekutor dengan otak perencana pembunuhan itu untuk memuluskan niat menghilangkan nyawa dari dua orang keluarganya tersebut.

Aulia berjanji bakal membayar kedua eksekutor dengan jumlah fantastis yakni Rp 500 juta.

Alhasil, Pupung Sadili dan Dana meninggal dengan cara tragis yakni dengan disekap dan dipukuli lalu jasadnya dibakar di dalam mobil yang ditinggal di kawasan Cidahu, Sukabumi, Jakarta Selatan.

Sementara itu, akibat perbuatannya dua eksekutor didakwa dengan Pasal 340 dan atau Pasal 338 juncto 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan maksimal hukuman mati. (M23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved