Kasus Dana Hibah KONI

Imam Nahrawi Minta Honor dari Satlak Prima, yang Dimintai Duit Cuma Bisa Bengong

Imam Nahrawi menerima Rp 400 juta dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

Imam Nahrawi Minta Honor dari Satlak Prima, yang Dimintai Duit Cuma Bisa Bengong
Kompas.com/ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (tengah) mengenakan rompi orange usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, Jumat, (27/9/2019). Imam Nahrawi ditahan KPK dalam kasus dugaan suap dana hibah dari pemerintah terhadap KONI melalui Kemenpora. 

STAF Ahli Bidang Kerja Sama Kelembagaan Kemenpora Chandra Bhakti mengungkapkan, Imam Nahrawi menerima Rp 400 juta dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

Dalam dakwaan, upaya pemberian uang itu diberikan Supriyono, Pejabat Pembuat Komitmen Satlak PRIMA Tahun 2017 kepada Miftahul Ulum, asisten Imam Nahrawi, di Kompleks Kemenpora, pada 2018.

Pemberian uang itu disaksikan Mulyana, mantan Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga.

BACOK dan Coba Rebut Senjata Aparat, Polisi Tembak Mati Perampok Spesialis Motor Gede

"Pak Supri (Supriyono) mengatakan sudah menyerahkan ke Pak Ulum Rp 400 (juta)."

"Mendengar dari cerita Pak Supriyono," ungkap Chandra, saat bersaksi di sidang kasus suap pemberian dana hibah KONI dan gratifikasi yang menjerat terdakwa Miftahul Ulum.

Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (13/2/2020), Chandra membeberkan, pemberian uang itu berawal dari permintaan Imam Nahrawi kepada Mulyana.

KIAI NU Diusulkan Jadi Bapak Asuh Anak-anak ISIS Eks WNI Jika Jadi Dipulangkan Pemerintah

Politikus PKB itu meminta uang honor untuk kegiatan Satlak Prima kepada Mulyana.

Padahal, Satlak Prima resmi dibubarkan pada Oktober 2017.

Atas permintaan Imam, Mulyana membahas dengan Chandra Bakti dan disepakati akan memberikan uang Rp 400 juta kepada Imam Nahrawi selaku penanggung jawab Satlak Prima.

Pemkot Depok Larang Pelajar Rayakan Valentine, Pengamat: Pemerintahan Seperti Itu Biasanya Bobrok

"Saya diberi tahu salah satu staf ditunggu di lapangan bulu tangkis."

Halaman
123
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved