Breaking News:

Mata Najwa

Fadjroel Rahman di Mata Najwa, Pemulangan 238 WNI dari Wuhan dengan 267 WNI Eks ISIS,Pilih Mana?

Fadroel Rahman di Mata Najwa, Pemulangan 238 WNI dari Wuhan dengan 267 WNI Eks ISIS.Pilih Mana? Tentu pilih yang setia Pancasila

Capture video youtube @Najwashihab
Suasana talksaw Mata Najwa yang dipandu presenter Mata Najwa. Tema kali ini Menangkis ISIS. 

Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman menyatakan bahwa penolakan pemulangan WNI Eks ISIS bukan lagi wacana. Tapi sikap tegas.

Kami sudah bukan bicara wacana lagi.  "Kami sudah menegaskan bahwa Presiden Jokowi tidak akan pulangkan anggota ISIS eks WNI,” kata Fadjroel.

Menurut Fadjroel penolakan untuk memulangkan WNI eks ISIS tersebut bertujuan lebih luas, yakni melindungi 260 juta rakyat Indonesia.

VIDEO : RESMI, Pemerintah Tolak Pulangkan WNI Eks ISIS ke Indonesia

Moeldoko Akui Pemerintah Masih Bingung Tentukan Status Kewarganegaraan WNI Eks ISIS

Selanjutnya yang kedua Fadjroel menyatakan rasa sedih kepada semua korban ISIS di Indonesia. Seperti kasus di Surabaya dan lain sebagainya.

Ia menyatakan jangan sampai urusan ISIS membuat bangsa Indonesia dicap menjadi pembela para teroris.

Ketiga  Fadjroel kemudian membandingkan pemulangan 238 WNI dari Wuhan dibanding WNI Eks ISIS.

"Saya lebih tertarik dengan WNI yang setiap pada merah putih dan Pancasila daripada setiap pada para teroris," kata Fadjroel yang disambut tepuk tangan penonton di Mata Najwa.

Anggota DPR Fadli Zon yang memperoleh kesempatan setelah Fadjroel menyatakan bahwa kasus WNI di Wuhan dengan eks ISIS tak bisa diperbandingkan.

Inter Milan Dipermalukan Napoli 0-1 di Leg Pertama Semifinal Coppa Italia, Leg Kedua 6 Maret 2020

Ia mengajak berpikir jernih dan ia yakin keputusan menolak WNI Eks ISIS bukan keputusan final. Harus ada evaluasi.

Sedangkan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyatakan Pemerintah semestinya pro-aktif.

Halaman
1234
Penulis: Wito Karyono
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved