Pembunuhan

TUJUH Terdakwa Kasus Pembunuhan Ayah dan Anak Disidang, Dua Tersangka Lagi Masih Buron

Terdakwa yang diserahkan oleh kepolisian kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), belum lengkap.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/M23
Tiga terdakwa kasus pembunuhan berencana ayah dan anak masing-masing Karsini (kiri), Rody (tengah), dan Supriyanto (kanan) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2020).. 

TUJUH terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili (ayah) dan Muhammad Adi Pradana alias Dana (anak), kini sedang disidang.

Ketujuh terdakwa itu ialah Aulia Kesuma alias Aulia, Geovanni Kelvin alias Kelvin, dan Kusmawanto alias Agus.

Lalu, Muhamad Nursahid alias Sugeng, Karsini alias Tini, Rody Syaputra Jaya alias Rody, serta Supriyanto alias Alpat.

Larangan Pemakaian Ganja untuk Kesehatan Bakal Digugat ke MK

Namun, terdakwa yang diserahkan oleh kepolisian kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), belum lengkap.

Sebab, masih ada dua pelaku lain yang berkeliaran dan belum diketahui jejaknya hingga saat ini oleh aparat kepolisian.

"Teti dan Aki statusnya masih DPO (Daftar Pencarian Orang), belum dapat sampai sekarang," ungkap Jaksa Sigit Hendradi saat ditemui di Gedung PN Jaksel, Pasar Minggu, Selasa (11/2/2020).

Pemprov DKI Ingin Larang Ondel-Ondel untuk Mengamen, Sejarawan Ingatkan Kejadian Tahun 1950-an

Bukti terdapat pelaku lain yang masih buron, jelas tertulis dalam berita acara perkara (BAP) yang dibacakan oleh Jaksa Sigit di depan majelis hakim dalam tiap sidang para terdakwa.

Misal, dalam Surat Dakwaan Nomor Register Perkara: PDM-491/JKTSL/Eoh.2/12/2019 yang dibacakan pada sidang pembacaan dakwaan ketiga terdakwa Tini, Rody, dan Sugeng.

"Bahwa Terdakwa I Karsini alias Tini, Terdakwa II Rody Syaputra Jaya Mps alias Rody, Terdakwa III Supriyanto alias Alpat."

Witan Sulaeman Main di Eropa, Klub Barunya Nyaris Sentuh Zona Degradasi

"Serta Teti dan Aki (keduanya masih dalam pencarian pihak kepolisian)," begitu sepenggal isi surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Sigit di Ruang Sidang 5 PN Jaksel pada Selasa (11/2/2020) sore.

Dalam surat dakwaan tersebut, Teti merupakan asisten pembantu rumah tangga Aulia Kesuma, sang dalang utama rencana pembunuhan.

Sedangkan Aki merupakan sosok dukun yang pernah disewa Aulia untuk membunuh suaminya, Pupung, dengan cara menyantetnya.

Wartawan Dipenjara karena Kritik Bupati Lewat Tulisan, Adian Napitupulu: Ini Kriminalisasi Jurnalis!

Dalam dakwaan, perkenalan Aki dan Aulia diawali dari permintaan Aulia kepada Teti untuk dicarikan seorang dukun yang dapat menyantet suaminya hingga tewas.

Teti pun mengenalkan Aki kepada Aulia, dengan maksud sang dukun dapat memuluskan niat busuk majikannya tersebut.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved