Breaking News:

PROFIL Kepala BPIP yang Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Pernah Larang Mahasiswi Pakai Cadar

BARU sepekan menjabat sebagai Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi sudah membuat pernyataan kontroversi.

Twitter@BPIPRI
Yudian Wahyudi setelah dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala BPIP. 

Dikutip Wartakotalive dari laman uin-suka.ac.id, Yudian Wahyudi menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga sejak 11 Mei 2016.

Yudian Wahyudi dikenal sebagai akademisi yang aktif di kampus maupun pesantren.

Effendi Simbolon Bilang Susunan Kabinet Indonesia Maju Bukan Dream Team, Sarankan Tak Usah Ada Menko

Selain menjadi rektor periode 2016-2020, ia juga aktif sebagai pendiri sekaligus pembina Pesantren Nawesea, pesantren khusus bagi mahasiswa pasca-sarjana.

Lulusan Harvard ini lahir di Balikpapan, 17 April 1960.

Ia adalah lulusan Pondok Pesantren Tremas Pacitan 1978 dan Al Munawwir Krapyak, Yogyakarta pada 1979.

Di Depan Megawati, Prabowo Janji Bakal Bikin Patung Bung Karno Naik Kuda

Ia meraih gelar Bachelor of Art (BA) dan doktorandus di Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 1982 dan 1987.

Ia lantas meraih gelar BA dari Fakultas Filsafat UGM pada 1986.

Yudian memecahkan rekor sebagai dosen pertama dari Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) yang menembus Harvard Law School di Amerika Serikat (AS) pada 2002-2004.

Banjir 4 Meter di Kebon Pala Belum Surut, Banyak Warga Bertahan di Genting karena Belum Ada Bantuan

Rekor itu diraihnya setelah menyelesaikan pendidikan doktor (PhD) di McGill University, Kanada.

Ia juga menjadi profesor dan tergabung dalam American Asosiation of University Professors periode 2005-2006, serta dipercaya mengajar di Comparative Department, Tufts University, AS.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved